View Categories

Cara Install Aplikasi e-ujian untuk Android, iOS dan Windows

e-ujian.id merilis fitur aplikasi menggunakan teknologi PWA (Progressive Web App) yang memungkinkan pengguna (saat ini HANYA untuk siswa) menginstall aplikasi tersebut di semua perangkat seperti Android, iOS dan Windows.

Keuntungan Install Aplikasi e-ujian #

Berikut adalah keuntungan utama dari menginstall aplikasi e-ujian di perangkat Android, iOS, MacOS ataupun Windows:

  • Akses akun lebih mudah – siswa tidak perlu lagi mengetikkan URL di browser. Cukup klik aplikasi dan login seperti layaknya aplikasi android/iOS lainnya.
  • Session login lama – siswa tetap akan login diperangkat tersebut meski telah menutup aplikasi sehingga tidak perlu login setiap kali membuka aplikasi
  • Proteksi Anti-Curang – terdapat proteksi anti-curang yang dapat mencegah siswa membuka aplikasi lain selama ujian. Proteksi anti-curang bisa diaktifkan/non-aktifkan oleh admin jika diperlukan
  • Fitur exam browser tetap bisa digunakan – sekolah tetap bisa mengaktifkan mode exam browser jika lebih menyukai fitur anti-curang dari exam browser. Saat mode exam browser aktif, siswa akan otomatis diminta keluar dan menggunakan exam browser saat akan melakukan ujian.

Cara Install Aplikasi e-ujian untuk Android, iOS dan Windows #

Aplikasi e-ujian menggunakan teknologi PWA sehingga proses instalasinya sama baik di perangkat Android, iOS dan Windows.

Untuk meng-installnya, silakan buka aplikasi Google Chrome, akses url sekolahnya dan kemudian klik Siswa/Mahasiswa

Selanjutnya, Anda akan dibawa ke halaman Login siswa. Klik Install Aplikasi di bawah form login seperti berikut

Install aplikasi e-ujian

Selanjutnya, popup install aplikasi akan muncul dan klik Install untuk menyelesaikan.

Aplikasi telah berhasil di Install di perangkat Anda. Selanjutnya, silakan login dan nikmati kemudahan menggunakan aplikasi diperangkat Anda.

Cara Uninstall Aplikasi e-ujian #

Untuk meng-uninstall, silakan buka aplikasi e-ujian yang telah diinstall sebelumnya, klik icon burger di pojok kanan atas dan klik Uninstall seperti gambar berikut

Form konfirmasi uninstall akan muncul seperti berikut. Klik Uninstall untuk menyelesaikan.

Selesai. Aplikasi telah berhasil di-uninstall dari perangkat Anda.

FAQs – Pertanyaan Umum #

Apakah aplikasi e-ujian tersedia di Android, iOS, MacOS, Windows dan Linux?

Benar. Aplikasi e-ujian.id tersedia untuk semua perangkat android, ios, macos, windows dan linux selama dalam OS tersebut sudah terinstall browser Google Chrome.

Apakah saya bisa ubah logo aplikasi e-ujian?

Bisa. Pastikan logo sekolah memiliki ukuran 512×512 px, format .png dan maksimal 50kb (ukuran dimensi bisa di resize di sini dan size gambar bisa di compress dengan layanan tinypng.com). Selanjutnya, ubah logo sekolah Anda dari Admin -> Pengaturan -> Profile Sekolah.

Setelah berhasil di-upload silakan install ulang aplikasi dengan cara uninstall dan install lagi. Sistem akan secara otomatis menggunakan logo e-ujian jika ukuran logo tidak sesuai. Berikut adalah contoh logo yang sudah diubah

logo aplikasi e-ujian

Apakah aplikasi e-ujian memiliki fitur anti-curang?

Benar. Baik di aplikasi e-ujian.id maupun browser biasa seperti google chrome, fitur anti-curang tetap bekerja jika diaktifkan oleh admin.

Siswa akan akan secara otomatis dibawa ke halaman dashboard jika berusaha membuka aplikasi lain dan bisa untuk melanjutkan ujian kembali. Saat akan melanjutkan kembali, maka sistem akan mencatat bahwa siswa tersebut telah keluar dan melanjutkan ujian kembali. Admin/Guru bisa men-set berapa kali siswa dapat keluar dan melanjutkan ujian yang sama.

Semua catatan berapa kali siswa melanjutkan ujian akan tercatat di menu Nilai pada ruang ujian terkait.

Apakah saya masih bisa menggunakan Exam Browser?

Meski kurang kami rekomendasikan karena sedikit menyulitkan, mode exam browser tetap dapat digunakan. Mode exam browser tetap bisa diaktifkan dari Admin dan jika aktif, siswa HANYA akan bisa login dari exam browser yang kami sediakan.

Apakah Siswa Bisa Login Banyak Device/Perangkat?

Tidak. Siswa hanya diizinkan login di satu perangkat baik menggunakan aplikasi maupun browser. Siswa akan otomatis logout di perangkat sebelumnya jika login di perangkat lain baik melalui aplikasi maupun browser.

Contoh:
Siswa A berhasil login di perangkat A dan kemudian si A tersebut login kembali di perangkat B. Login di perangkat B akan berhasil dan otomatis logout di perangkat A.