Visi Misi Sekolah: Pengertian, Perbedaan, Cara Membuat, dan Contohnya

Setiap kali musim visitasi akreditasi tiba, ada satu pertanyaan asesor yang sering membuat kepala sekolah gelagapan: “Coba jelaskan, bagaimana program kerja Bapak/Ibu tahun ini mencerminkan misi sekolah?” Pertanyaan ini terdengar sederhana, tapi di lapangan banyak sekolah yang hanya punya jawaban normatif — visi-misi dihafal, dipajang di dinding ruang tamu, dicetak di kop surat, tapi tidak benar-benar menjadi acuan kerja sehari-hari.
Padahal dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020, visi dan misi bukan sekadar syarat administratif. Asesor menilai apakah sekolah/madrasah benar-benar mengembangkan, menyosialisasikan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi visi, misi, dan tujuan sekolah/madrasah — bukan hanya memilikinya di atas kertas. Artinya, visi-misi yang baik harus bisa ditelusuri jejaknya sampai ke program kerja, RKAS, bahkan ke kegiatan belajar sehari-hari.



