Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online

Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online

Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online – Google form adalah aplikasi google yang tujuan utamanya adalah untuk membuat form online dan survei dengan beberapa tipe pertanyaan seperti pilihan ganda hingga essay (Sumber).

Namun, dalam kenyataan di lapangan, banyak pengguna menggunakan google form untuk keperluan seperti ujian online, mengumpulkan data dan lain-lain. Kita juga dapat dengan mudah mencari panduan di google dengan mengetikkan kata kunci Google Form Untuk Ujian Online.

Kelebihan Google Form Untuk Ujian Online

Kami menyarankan Anda untuk melihat fitur e-ujian sebelum memutuskan menggunakan google form untuk ujian online karena terdapat fitur-fitur unggulan yang tidak tersedia pada google form.

Meski tidak sesuai dengan tujuan utama google form diciptakan, faktanya sering kita melihat google form digunakan untuk keperluan ujian online. Berikut adalah beberapa kelebihan dari google form sehingga banyak yang menggunakannya sebagai platform ujian online

  • GRATIS – Google form bisa digunakan oleh semua orang secara gratis dengan syarat harus memiliki email google yang untuk mendapatkannya juga bisa diperoleh secara gratis.
  • Aman dan Reliable – Karena menggunakan teknologi dari google, maka sudah dapat dipastikan google form memiliki keamanan dan kehandalan yang tidak perlu diragukan lagi.
  • Mudah – Google form sangat mudah digunakan karena memang fiturnya sangat sederhana dan hanya perlu melakukan beberapa klik saja untuk melakukan konfigurasi
  • Mendukung Beberapa Tipe Pertanyaan – Kita juga dapat membuat soal dengan bebeberapa tipe pertanyaan dengan mudah seperti pilihan ganda, essay dan tipe benar / salah

Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online

Karena memang tidak diperuntukkan sebagai platform ujian online, Google Form tentu memiliki banyak kelemahan jika kita menggunakannya untuk ujian online. Berikut adalah beberapa Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online

  • Tidak Ada Timer – Google Form tidak dapat dibuat sistem timer sehingga tidak dapat dibatasi berapa lama siswa dapat mengerjakan sebuah soal. Hal ini tentu akan menjadi permasalahan tersendiri karena faktanya setiap ujian selalu dibatasi dengan durasi atau waktu ketika mengerjakannya
  • Rawan Kecurangan – Google Form dapat diakses darimana dan kapan saja termasuk sangat memungkinkan bagi siswa membuka aplikasi lain selama ujian online. Berbeda dengan aplikasi ujian seperti e-ujian yang memiliki mode exam browser guna mencegah siswa membuka aplikasi lain selama ujian.
  • Hasil Duplikat – Karena hanya bisa dibatasi dengan akun gmail / google, maka siswa tentu dapat mengerjakan satu soal beberapa kali. Siswa akan dapat mengetahui pertanyaan apa saja dalam ujian dengan menggunakan akun gmail palsi dan mencari jawabannya dahulu di internet. Setelah mengetahui soal dan jawabannya, maka siswa selanjutnya bisa melakukan ujian lagi dengan akun gmail yang berbeda. Cara ini juga tentu akan membuat bingung guru terkait hasil ujiannya.
  • Bobot Nilai Sama – Semua soal yang dibuat melalui google form akan memiliki bobot nilai yang sama sehingga akan sulit mengukur kemampuan siswa dalam ujian lain seperti UTBK yang menggunakan tipe penilain Item Response Theory (IRT)
  • Tidak Ada Deteksi Presensi – Guru atau penyelenggara ujian juga sulit mengetahui siswa mana saja yang sudah atau belum mengikuti ujian online karena konsepnya adalah semua orang bisa mengakses ujian baik siswa yang sudah terdaftar atau tidak terdaftar.
  • Banyak lagi – Masih terdapat banyak kendala lainnya seperti kemungkinan siswa menggunakan nama yang berbeda saat ujian hingga meminta rekannya mengerjakannya.

Dengan mengetahui Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online di atas, maka tentu kita dapat menyimpulkan apakah masih sesuai kebutuhan kita atau tidak.

Selain itu, e-ujian juga menyediakan aplikasi ujian online gratis dengan fitur yang lengkap dibandingkan dengan google form. Silakan mendaftar dan mencobanya.

Semoga bermanfaat!

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis – Tryout merupakan cara yang paling efektif bagi sekolah atau lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk mengukur kemampuan siswa terhadap suatu materi / pelajaran dan mempersiapkan siswa menghadapi UNBK dan UTBK (persiapan masuk perguruan tinggi).

Tryout sangat bermanfaat bagi siswa dan sekolah. Lihat pembahasan pentingnya dan manfaat tryout bagi siswa dan sekolah.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis

Salah satu fitur e-ujian.id (lihat fitur lengkap e-ujian.id) adalah aplikasi ujian online yang memungkinkan sekolah-sekolah di Indonesia melakukan kegiatan ujian online secara gratis dan mudah. Aplikasi ujian online e-ujian.id sangat mendukung untuk digunakan sebagai media Tryout UTBK atau UNBK yang dimana sudah mendukung penilaian tryout konvensional seperti CPNS dan UTBK.

Panduan untuk membuat tryout online dengan perhitungan konvensional seperti CPNS telah kami bahas sebelumnya (Lihat Panduan Membuat Tryout CPNS atau SNMPTN) dan di-post ini akan menjelaskan Cara Membuat Tryout UTBK Gratis dengan perhitungan metode IRT atau Item Response Theory.

Cara Perhitungan Nilai IRT:

  • Untuk tipe soal IRT atau Item Response Theory, bobot masing-masing soal bisa diset oleh guru atau pembuat soal sesuai dengan tingkat kesulitannya dengan skala bobot 1-4.
  • Siswa akan mendapatkan nilai 0 jika tidak menjawab atau jawabannya salah dan TIDAK ADA nilai minus jika salah.
  • Perhitungan total nilai siswa = total nilai berdasarkan bobot siswa / total bobot bank soal * 100%.

Berikut adalah Cara Membuat Tryout UTBK dengan perhitungan IRT:

Pastikan sudah mendaftar dan memiliki akun e-ujian.id dan jika belum bisa langsung mendaftar gratis di SINI. Setelah memiliki akun, maka langkah selanjutnya adalah membuat bank soal tipe soal IRT melalui menu Ujian CBT >> Bank Soal >> Tambah Baru

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Membuat bank soal

Selanjutnya, isikan detail bank soal dan pastikan pilih Item Response Theory (IRT) pada kolom Format Penilaian. Klik tombol Save jika sudah selesai untuk membuatnya.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Memilih tipe format penilaian IRT

Setelah dibuat, maka kita bisa melihat bank soal yang baru dibuat. Selanjutnya klik tombol Buat Soal pada bank soal tersebut untuk memulai membuat soal

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Membuat soal dengan nilai IRT

Selanjutnya, mulai buat soal dengan klik tombol Tambah Soal

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Tambah Soal

Setelah itu, kita akan dibawa ke menu untuk memilih tipe soal dan pada contoh ini kita akan memilih tipe soal Pilihan Ganda 1 jawaban. Klik tombol Create untuk membuatnya

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Pilih tipe pilihan ganda

Selanjutnya, isikan pertanyaan, kunci jawaban dan juga skor nilai untuk soal tersebut dan klik Simpan untuk menyimpannya.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Pilih kunci jawaban dan skor soal

Soal yang dibuat, kunci jawaban dan skor (bobotnya) akan ditampilkan dalam daftar pertanyaan bank soal. Klik logo pencil untuk mengubah soal jika diperlukan

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Daftar soal dan kunci jawaban

Selesai. Tryout UTBK dengan penilaian IRT berhasil dibuat. Selanjutnya bank soal dapat diujikan ke siswa dengan membuat ruang ujian.

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis – SPP atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan adalah iuran rutin sekolah yang dilakukan oleh siswa setiap satu bulan sekali. Selain iuran rutin, terdapat iuran lain dari sekolah seperti Sumbangan Pengembangan Institusi atau uang gedung, buku dan lain-lain.

Tujuan utama dari sumbangan atau iuran tersebut adalah untuk mengembangkan pendidikan dilingkungan sekolah tersebut.

Fitur Aplikasi SPP Sekolah Online E-ujian.id

Tujuan dari aplikasi spp sekolah e-ujian.id adalah untuk memudahkan pencatatan keuangan sekolah baik untuk pengeluaran dan pemasukan. Berikut adalah fitur unggulan dari aplikasi SPP sekolah e-ujian.id

  • Terintegrasi dengan Aplikasi Sekolah Lengkap – Layanan aplikasi SPP e-ujian.id dapat diakses dalam satu dashboard admin yang dimana dari dashboard tersebut akan dapat mengakses fitur lainnya seperti website profil sekolah, e-learning, ujian online cbt, ppdb, spp dan banyak lagi.
  • Manejemen Data Sekolah – Fitur SPP akan secara otomatis di-kelompokkan sesuai dengan kelas, tahun ajaran dan per-siswa. Sekolah dapat menambahkan kelas, siswa dan tahun ajaran dengan sekali klik.
  • Tagihan Bulanan – Tagihan rutin seperti SPP bulanan baik untuk semua siswa dalam satu kelas atau per-siswa juga sangat mudah dibuat. Admin Sekolah juga dapat melihat riwayat pembayaran siswa dengan beberapa klik saja.
  • Tagihan Bebas (Bukan Bulanan) – Sama halnya dengan tagihan bulanan, aplikasi spp e-ujian.id juga memungkinkan untuk membuat tagihan umum seperti uang gedung, buku dan lain-lain.
  • Cetak Tagihan dan Laporan Keuangan – Sekolah dapat memberikan bukti pembayaran ke siswa atau orang tua wali dengan sekali klik saja.
  • Rekapitulasi Data – Fitur rekapitulasi data memungkinkan admin sekolah (bendahara) melihat dan mencetak daftar siswa yang sudah atau belum melakukan pembayaran per-kelas dalam sekali klik saja.
  • Informasi Tagihan di Menu Siswa – Siswa juga dapat melihat daftar tagihan yang harus dibayarkan ke sekolah melalui aplikasi dan login sebagai siswa. Ini tentu memudahkan para siswa mengetahui tagihan apa saja yang perlu mereka bayarkan.
  • Banyak lagi…

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis

Menggunakan aplikasi spp e-ujian sangatlah mudah dan berikut adalah panduan cara menggunakan aplikasi sekolah SPP e-ujian.id

Penting: Fitur Aplikasi SPP tersedia secara gratis jika Anda menggunakan layanan berbayar e-ujian.id. Lihat paket dan fitur e-ujian.id

Untuk video tutorialnya, bisa dilihat berikut ini:

Silakan lanjutkan Jika Anda lebih menyukai panduan versi teks.

  • Setelah akun aplikasi e-ujian.id aktif, silakan login ke menu admin dan kemudian pilih menu E-SPP. a Aktifkan fitur E-SPP melalui menu tersebut untuk memulai menggunakannya.
Aplikasi SPP - aktivasi fitur
  • Setelah fitur e-spp berhasil diaktifkan, silakan Kelola E-SPP pada menu yang sama tersebut dan Anda akan secara otomatis dibawa ke menu E-SPP

Menu E-SPP

Dashboard Aplikasi SPP e-ujian.id
  • Selanjutnya, pastikan untuk mengecek alur aplikasi SPP dengan memilih menu Alur Aplikasi. Alur aplikasi akan menjelaskan langkah-langkah menggunakan e-spp e-ujian.id
Alur Aplikasi SPP Sekolah Gratis
  • Setelah membaca dengan seksama, selanjutnya buatlah tahun ajaran sekolah Anda di menu Manajemen Data > Tahun Ajaran dan klik Tambah
Menambahkan Tahun Ajaran Aplikasi SPP
  • Selanjutnya, pilih tahun awal ajaran dan set aktif tahun ajaran tersebut. Klik Simpan untuk menyimpan perubahan
  • Selanjutnya, masukkan nama staff admin keuangan sekolah Anda melalui menu Staff Keuangan. Nama staff admin ini nantinya akan ditampilkan saat mencetak bukti pembayaran siswa.
  • Langkah selanjutnya adalah membuat tagihan sekolah. Dalam contoh ini, kita akan membuat tagihan pembayaran SPP. Untuk melakukannya, silakan pilih menu Keuangan > Pos Keuangan dan klik Tambah
  • Masukkan nama dan beri keterangan untuk tagihan tersebut

  • Selanjutnya, mulai masukkan Jenis Pembayaran tagihan tersebut melalui menu Keuangan > Jenis Pembayaran dan kemudian klik tambah
  • Pilih nama Pos, Tahun Ajaran dan Tipe pembayarannya, bulanan atau bebas (bukan bulanan). Dalam contoh ini, kita akan memilih tipe bulanan karena SPP biasanya dibayar perbulan. Klik Simpan untuk menyimpan perubahan

  • Langkah selanjutnya adalah men-set tarif Pembayaran. Untuk melakukannya, silakan pilih menu Keuangan > Jenis Pembayaran dan kemudian klik Setting Tarif Pembayaran.
  • Pilih Berdasarkan Kelas untuk men-set tarif SPP yang sama untuk semua siswa dalam satu kelas

  • Pilih Kelas dan set Tarif Bulanannya. Klik Simpan jika sudah sesuai
  • Selesai. Tarif SPP bulanan sudah berhasil dibuat.
  • Untuk menerima pembayaran dari siswa, silakan pilih menu Pembayaran Siswa dan kemudian pilih menu Tahun Ajaran dan masukkan NIS
  • Dibagian bawah, kita akan menemukan daftar Jenis Pembayaran siswa tersebut. Klik pada nominal tagihan tersebut untuk men-setnya menjadi terbayar-kan. Dalam contoh ini, kita akan memproses tagihan di bulan Januari
  • Selesai. Tagihan berhasil dibayarkan
  • Untuk membatalkan transaksi, klik kembali tanggal pembayaran tersebut dan klik OK
  • Selesai. Tagihan berhasil dibatalkan

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan aplikasi spp e-ujian.id untuk mencatat pengeluaran dan pemasukkan (penerimaan) dari selain pembayaran siswa. Untuk melakukannya, silakan pilih menu Jurnal Umum dan kemudian pilih menu Pengeluaran atau Penerimaan

Penegeluaran dan penerimaan dari Jurnal Umum akan secara otomatis mengurangi atau menambah sekolah Anda.

Melihat dan Download Laporan Aplikasi SPP

Terdapat dua jenis laporan yang bisa Anda download ke dalam format excel yaitu Laporan Keuangan secara umum atau Rekapitulasi pembayaran siswa per-kelas. Rekapitulasi memungkinkan untuk melihat dan men-download daftar siswa yang sudah melakukan pembayaran dan belum ke dalam format excel.

Untuk melakukannya, silakan pilih menu Laporan > Rekapitulasi > Tahun Ajaran > Kelas dan kemudian klik Filter

Selanjutnya, Anda akan dapat melihat daftar siswa pada kelas tersebut beserta tagihan yang sudah mereka bayarkan. Anda juga dapat melakukan export dengan meng-klik Export Excel

Selesai dan semoga bermafaat. Silakan hubungi tim e-ujian.id melalui WA 085156167857, kami akan membantu!

Bagaimana E-ujian.id Memastikan Ujian Online (PAS) Berjalan Lancar

Bagaimana E-ujian.id Memastikan Ujian Online (PAS) Berjalan Lancar – Mendukung proses belajar-mengajar secara online termasuk ujian online adalah salah satu tujuan utama e-ujian.id didirikan. E-ujian.id memberikan layanan yang sangat terjangkau untuk sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara online.

Lonjakan Traffic Saat Ujian Online

Kami menerima lonjakan traffic yang sangat besar secara tiba-tiba dalam kegiatan Penilaian Akhir Semester 2022 (November – Desember). Lonjakan traffic ini tercatat hingga 8 kali lipat dibandingkan saat ujian-ujian biasa lainnya.

Sistem kami mencatat terdapat traffic hingga 100k unique visitors dalam 24 jam seperti pada gambar berikut:

Sistem e-ujian.id menggunakan loadbalancer yang berfungsi membagi traffic yang ada ke dalam beberapa server cloud yang tersedia.

Namun, dalam pantauan tim kami, terdapat beberapa kendala berikut yang menyebabkan traffic tidak bisa dikendalikan dengan baik sehingga menyebabkan downtime saat ujian di pagi hari selama dua hari

Write/Read Database Tidak Merata

E-ujian.id menerapkan sistem replikasi Master Slave dengan mengandalkan satu master database untuk write dan beberapa database slave untuk read. Dalam kondisi normal, hal ini bekerja dengan baik namun server database master menjadi single failure.

Hal ini karena database master harus menerima banyak request untuk melakukan write dari beberapa server sekaligus. Akibatnya proses write menjadi lebih lama dan kemudian menyebabkan banyak antrian di Nginx sehingga menyebabkan baik server database dan Nginx overload.

Overload ini diperparah dengan banyaknya peserta ujian yang panik yang kemudian melakukan reload/refresh halaman secara terus menerus.

Traffic Tidak Merata

Agar peserta ujian tetap mengakses origin server yang ada di pool loadbalance, e-ujian.id menerapkan sistem cookies atau session afinity. Session afinity ini sangat penting untuk memastikan siswa tetap mengakses origin server yang sama agar tidak keluar secara otomatis.

Sayangnya, session afinity juga menyebabkan terjadinya traffic yang tidak merata karena loadbalancer tidak bisa memindahkan perserta ujian ke pool server origin lain yang lebih sedikit load/bebannya karena akan menyebabkan perserta ujian logout secara tiba-tiba.

Hal ini diperparah dengan kondisi beberapa sekolah masih menggunakan integrasi dengan e-ujian.id dengan sistem lama kami sehingga semua siswa mengakses server yang sama.

Downtime Saat Maintenance

Untuk memastikan ujian berjalan dengan lancar, sistem e-ujian.id menerapkan server auto scale baik vertical dan horizontal sesuai dengan estimasi traffic yang akan diterima dengan menghitung total peserta ujian saat tertentu.

Server auto scale ini membutuhkan estimasi downtime maksimal 5 menit dan sayangnya hal ini selalu menyebabkan sekolah dan peserta ujian panik karena tidak memperhatikan waktu kapan maintenance akan dilakukan yang akibatnya peserta ujian melakukan reload halaman berkali-kali yang artinya meng-hit server secara bersamaan secara terus menerus.

Solusi

Berdasarkan data yang kami dapatkan selama ujian tersebut, tim e-ujian.id melakukan analisis dan kemudian melakukan perubahan terhadap arsitektur server dan aplikasi e-ujian.id agar dapat menampung semua traffic yang ada.

Secara arsitektur server, e-ujian.id mengubah arsitektur sebelumnya menjadi seperti berikut:

Tim e-ujian.id mengubah struktur replikasi database yang sebelumnya menjadi single failure penyebab utama downtime dari Master Slave menjadi Master Master.

Dengan sistem master master, aplikasi dapat melakukan write/read di beberapa server database secara bersamaan. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya antrian pada server. Hal yang meng-khawatirkan dengan sistem replikasi master master ini adalah konsistensi data, namun dengan memanfaatkan fitur auto-increment-increment dan auto-increment-offset yang tersedia pada database Percona, maka hal ini menjadi mungkin untuk dilakukan.

Selain itu, e-ujian.id juga melakukan improvement logic saat siswa memulai melakukan ujian online agar tidak mengakses database dengan puluhan juta data sehingga akses menjadi sangat cepat sehingga beban IO dan web server menjadi jauh lebih ringan.

Tim juga menerapkan beberapa logic tambahan agar tidak terjadi downtime selama maintenance dengan cara melakukan auto route traffic yang ada ke server cloud yang standby dan kemudian melakukan maintenance beberapa server sekaligus.

Setelah maintenance selesai, maka server akan dikembalikan ke dalam pool loadbalancer sehingga traffic baru bisa kembali masuk ke server tersebut.

Kesimpulan

Dengan perubahan baik dari sisi arsitektur server dan aplikasi, maka permasalahan server yang sempat terkendala selama dua hari di pagi hari tersebut dapat terselesaikan sehingga ujian online kembali lancar.

Namun, kami meyakini bahwa sistem yang sudah kami buat saat ini belum-lah sempurna dan pasti akan diperlukan perubahan-perubahan nantinya guna mendukung kebutuhan yang ada.

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online – Ujian online CBT memiliki banyak keunggulan dibandingkan manual dengan menggunakan kertas, di antaranya adalah kemudahan meng-koreksi hasil ujian hingga ujian yang bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Namun, masih banyak sekolah di Indonesia yang masih enggan menggunakan sistem ujian CBT dengan berbagai alasan, di antaranya:

  • Tidak memiliki aplikasi ujian cbt dan sulit membuatnya – Benar, membuat aplikasi ujian CBT online yang handal tidaklah mudah dan membutuhkan pengetahuan teknis yang lebih. Terdapat banyak source code aplikasi ujian CBT online karnya anak bangsa yang dijual di internet, namun untuk men-setupnya tetap membutuhkan keahlian teknis.
  • Aplikasi CBT Sering Down – Aplikasi ujian cbt sering akan mengalami masalah atau overload atau down karena diakses oleh banyak siswa sekaligus. Banyak hal yang menjadi penyebabnya dan umumnya karena code aplikasi dan konfigurasi server yang tidak optimize.
  • Sulit untuk mengembangkan – Mengembangkan sebuah aplikasi ujian cbt bukan hanya sulit dan memerlukan keahlian teknis namun juga waktu.
  • Siswa Melakukan Kecurangan – Faktanya, siswa jaman sekarang sudah banyak yang paham IT bahkan tak jarang lebih mengerti dibandingkan oleh para guru sehingga seringkali mereka dapat dengan mudah melakukan kecurangan. Lihat fitur e-ujain.id untuk mencegah kecurangan siswa.

Alasan atau keluhan di atas memang tidak sepenuhnya salah karena sejatinya sekolah dan guru hanya wajib untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dan tidak disulitkan dengan sistem. Untuk itu, e-ujian.id hadir guna menyelesaikan permasalahan di atas dimana Sekolah atau Guru tidak perlu khawatir dengan kesulitan membuat aplikasi hingga pengembangannya.

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online

Terdapat banyak fitur yang telah dikembangkan oleh e-ujian.id guna mengurangi tingkat kecurangan siswa selama ujian CBT mulai dari penggunakan timer, acak urutan soal, cegah copy paste hingga penggunakan exam browser.

Tidak cukup sampai disitu, untuk membantu para guru meyakinkan dengan hasil ujian para siswa, maka e-ujian.id menambahkan fitur aktitivas siswa selama ujian cbt online dilakukan. Aktivitas ini akan berfungsi untuk mengetahui berapa kali siswa login ke aplikasi dalam periode waktu tertentu.

Berikut adalah Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online e-ujian.id:

Yang pertama harus dilakukan adalah login ke aplikasi e-ujian.id sebagai admin atau guru dan kemudian pilih menu Ujian CBT Ruang Ujian dan pilih kode ujian atau klik menu Detail

Selanjutnya, klik menu Aktivitas untuk meng-export data keluar masuk siswa selama periode tertentu

Selanjutnya, akan ada info untuk memilih periode tanggal aktivitas siswa yang akan di download

Klik Save dan data aktivitas keluar masuk siswa ke aplikasi e-ujian.id akan di download dalam bentuk format excel seperti berikut

Dari data tersebut, guru bisa melihat apakah siswa melakukan keluar masuk aplikasi beberapa kali selama ujian atau tidak. Ada banyak hal mengapa siswa keluar masuk ujian yang mungkin karena masalah pada jaringan atau ingin membuka aplikasi lain selama ujian.

Note:

Pastikan siswa mengubah password setelah login pertama kali untuk alasan keamanan.

Semoga bermanfaat! Dengan penambahan fitur-fitur terbaru berdasarkan feedback dari sekolah (seperti Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online), e-ujian.id berharap dapat menjadi partner yang tepat untuk menerapkan IT di dalam dunia pendidikan.

Pro Kontra pemberian PR untuk siswa

Pro Kontra pemberian PR untuk siswa

Pro Kontra pemberian PR untuk siswa – Sebagian siswa dan para orang tua siswa sering mengeluhkan adanya Pekerjaan Rumah (PR) dari sekolah (guru) dan menganggapnya sebagai beban tambahan bagi anak-anak mereka. Hal ini karena siswa dirasa telah menghabiskan banyak waktu di sekolah untuk belajar dengan mendalami materi baik pengetahuan umum hingga perhitungan yang tentu saja menguras banyak energi dan pikiran.

Pro Kontra pemberian PR untuk siswa

Tanpa adanya PR, siswa berharap akan lebih memiliki banyak waktu untuk bermain bersama teman-teman dan beristirahat. Hal ini juga senada dengan harapan dari orang tua siswa yang menginginkan anaknya memiliki waktu beristirahat, bercengkrama dengan keluarga atau sekedar bersantai-santai bersama di rumah.

Karena merasa terlalu banyak beban dan tidak menikmati mengerjakan PR di rumah maka sering siswa akhirnya mencontek dalam mengerjakan tugasnya dan bahkan tak jarang orang tua siswa malah yang mengerjakan tugas dari anaknya tersebut dengan berbagai alasan dan tujuan.

Padahal sejatinya, tujuan utama dari Guru memberikan PR adalah untuk mengasah dan mengukur kemampuan siswa terhadap materi yang telah diajarkan di dalam kelas. PR yang diberikan oleh guru-pun tentu tidak akan jauh berbeda dengan apa yang telah diajarkan Guru di dalam kelas.

Selain itu, PR yang diberikan oleh guru juga memiliki tujuan baik lainnya yaitu mengurangi kecanduan siswa dalam menggunakan gadget seperti bermain game dan lain-lain. Faktanya, hampir semua siswa saat ini lebih menikamati bermain smartphone baik menonton Youtube, Tiktok, Game dan lain-lain daripada membaca buku. Hal ini juga di-perparah dengan ketidak mampuan para orang tua meng-kontrol anaknya dalam menggunakan gadget bahkan tak jarang mereka sengaja memberikan gadget agar anaknya diam dan tidak menganggu mereka yang sedang asyik bermain gadget atau melakukan pekerjaan lainnya.

Dampak kecanduan gadget sangat-lah buruk bagi para siswa atau anak dan jika orang tua siswa tidak mem-filter konten yang dilihat, maka dampak buruk dari teknologi akan sangat mudah masuk kepada para siswa/anak-anak seperti konten pornografti, kekerasan, LGBT dll. Konten-konten buruk di internet saat ini sangat mudah diakses oleh anak-anak baik melalui melalui media sosial seperti Tiktok, Youtube atau langsung ber-selancar melalui mesin pencari Google.

Kecanduan teknologi setidaknya juga akan membuat siswa beranggapan bahwa memainkan gadget akan jauh lebih menyenangkan dibandingkan harus belajar.

Dengan memberikan pekerjaan tambahan di rumah (PR) maka diharapkan siswa dapat memiliki rasa tanggung jawab yang lebih dan juga mengurangi kecanduan bermain gadget yang saat ini sayangnya lebih banyak mengarah kepada hal negatif.

Tantangannya adalah bagaimana agar PR yang diberikan dapat dikerjakan dengan menyenangkan oleh siswa sehingga siswa akan merasa belajar sambil bermain sehingga menyenangkan untuk dilakukan.

Kesimpulan

Terdapat Pro Kontra pemberian PR untuk siswa adalah benar adanya, namun secara singkat dapat kita dapat mengambil kesimpulan bahwasannya PR seharusnya akan memberikan dampak yang positif bagi siswa baik secara kreatifitas, intelektualitas serta memberikan rasa tanggung jawab yang lebih jika diberikan dengan porsi dan cara yang tepat.

PR dapat digunakan sebagai sarana guru untuk mengukur kemampuan siswa terhadap materi yang diajarkan di sekolah serta mengurangi kebiasaan buruk siswa yang kecanduan menggunakan gadget yang bahkan para orang tua tidak dapat atau enggan meng-kontrolnya karena mereka juga kecanduan menggunakan gadget.

Tips:

Sekolah dapat memanfaatkan fitur e-learning untuk memberikan tugas kepada siswa serta set kapan batas maksimal pengumpulan tugas oleh siswa dengan sekali klik saja!

Cara Membuat Barcode untuk Exam Browser

Cara Membuat Barcode untuk Exam Browser

Cara Membuat Barcode untuk Exam Browser – Salah satu fitur dari exam browser e-ujian.id adalah scan barcode yang secara otomatis mengisi url dan mengakses aplikasi ujian online pada perangkat smartphone siswa tanpa perlu mengetikkan secara manual. Dengan melakukan scan qr barcode maka akan mempercepat akses serta mengurangi gagal akses karena salah mengetikkan alamat url website sekolah terutama jika alamat websitenya cukup panjang dan sulit di-eja.

Untuk dapat menggunakan fitur scan barcode, maka sekolah perlu membuat QR Barcode terlebih dahulu. Yup, tidak perlu khawatir karena membuat QR Barcode sangatlah mudah dilakukan dan GRATIS!

Cara Membuat Barcode untuk Exam Browser

Kita dapat membuat barcode dengan memanfaatkan fitur QR Code generator dari https://id.qr-code-generator.com/ secara gratis. Silakan akses alamat tersebut dan selanjutnya, silakan pilih menu www pada menu pojok kiri atas dan masukkan alamat website aplikasi ujian sekolah Anda seperti screen shoot berikut:

Selanjutnya, pada bagian kanan kita bisa melihat barcode (QR Code) yang kita buat dan simpan barcode dalam format yang disediakan. Dalam contoh ini, kita akan menyimpan barcode dalam format .jpg

Selanjutnya, silakan ditunggu sesaat hingga dialog untuk mendaftar layanan GRATIS akan muncul dan yg perlu kita lakukan adalah abaikan permintaan mendaftar gratis dan tunggu beberapa saat hingga menu dialog untuk download QR Code yang kita buat muncul dan mulai mendowloadnya

Selesai, QR Code berhasil kita download seperti pada screen shoot berikut

Barcode QR Code telah berhasil dibuat dan kita bisa membagikan ke siswa atau menempelkannya ke suatu tempat agar siswa dapat melakukan scan.

Cara Melakukan Scan Barcode Exambro E-ujian.id

Setelah barcode berhasil dibuat, maka kita dapat membagikan barcode yang telah kita buat tersebut kepada para siswa atau tempelkan di sebuah pengumuman sehingga siswa dapat mengakses aplikasi ujian online dengan hanya men-scannya saja.

Untuk melakukan scan, silakan buka aplikasi exambro e-ujian.id dan kemudian pilih menu SCAN KODE QR

Selanjutnya, scan barcode yang sudah dibuat dan secara otomatis siswa akan dibawa ke alamat aplikasi ujian online yang telah kita set saat membuat QR Code tanpa mengetikkan alamat website aplikasi sekolah.

Semoga bermanfaat!

Cara Mudah Melakukan Screen Shoot dan Paste di Editor atau MS Word

Cara Mudah Melakukan Screen Shoot dan Paste di Editor atau MS Word – Melakukan screen shoot, membuat keterangan pada gambar dan mem-pastenya secara online baik di editor, ms word hingga WhatsApp adalah aktivitas yang jamak di-lakukan pada saat ini.

Namun, masih banyak sebagian dari kita yang belum paham untuk mengambil screen shoot dengan cepat dan meng-uploadnya di internet baik di editor seperti bank soal e-ujian dll. Di panduan ini, kita akan membahas tentang Cara Mudah Melakukan Screen Shoot dan Paste di Editor atau MS Word seperti ketika membuat soal secara online di e-ujian.id.

Sebagai contoh guru matematika atau fisika harus menuliskan rumus di soal ujian yang biasanya menggunakan fungsi equotion yang akan membutuhkan waktu untuk melakukannya sehingga akan lebih cepat jika kita melakukan screen shoot saja dan mem-pastenya di editor e-ujian.id.

Cara Mudah Melakukan Screen Shoot dan Paste di Editor atau MS Word

Berikut adalah tahapan melakukan screen shoot dan mem-pastenya di editor bank soal e-ujian.id ataupun MS Word dengan cepat dan mudah.

Silakan lanjutkan membaca jika lebih menyukai versi tutorial teks.

  • Download Aplikasi Lightshot di sini dan pilih OS yang sesuai dengan yang kita gunakan:
Cara Mudah Melakukan Screen Shoot

Selanjutnya, kita akan dibawa ke menu daftar OS yang didukung oleh lightshot dan dalam contoh ini kita akan men-download untuk versi Windows.

Setelah di-download, maka langkah selanjut bisa di-klik dan install.

Setelah berhasil di Install, maka klik Finish

Selanjutnya, icon lightshot akan muncul seperti berikut

Cara Mudah Melakukan Screen Shoot dengan Lightshot

Untuk memulai melakukan screen shoot, bisa dengan meng-klik icon lightshot seperti pada gambar di atas atau tekan tombol print screen di keyboard

Tombol screen shoot setiap keyboard bisa berbeda-beda, ada yang menggunakan PrtScn ataupun Fn + PrtScn

Selanjutnya, kita akan diminta memilih area yang akan di screen shoot seperti berikut

Selanjutnya, pilih area yang akan di screen shoot seperti berikut dan pilih icon copy seperti screen shoot berikut:

Note:

Icon awan – untuk mengupload ke internet dan nanti akan diberikan link

Icon print – untuk mencetak

Icon Copy – untuk men-copy dan bisa kita paste gambarnya di editor seperti saat membuat soal di e-ujian.id ataupun ms word

Icon Simpan – untuk menyimpan gambar ke dalam komputer kita

Selanjutnya, pada editor seperti saat membuat bank soal di e-ujian.id, kita bisa melakukan paste dengan menekan kombinasi tombol Ctrl dan V (paste) pada keyboard Anda

Kita juga bisa mengubah ukuran yang akan ditampilkan dengan memilih icon gambar dan masukkan skala ukuran gambarnya seperti berikut

Klik OK dan ukuran gambar akan berhasil di sesuaikan seperti berikut

Selanjutnya, klik Simpan untuk melakukan perubahan dan Selesai.

Kelebihan dan Kekurangan Belajar Online (Daring)

Kelebihan dan Kekurangan Belajar Online

Kelebihan dan Kekurangan Belajar Online atau Daring – pandemi covid-19 memaksa seluruh sekolah di Indonesia dari wilayah pedesaan hingga perkotaan melaksanakan kegiatan belajar secara online dengan tujuan untuk menghindari penularan wabah covid-19.

Setiap sekolah memiliki cara masing-masing dalam melaksanakan kegiatan belajar online dimulai dari menggunakan zoom, call whatsapp hingga luring (mengambil tugas dan materi di sekolah untuk kemudian di-kumpulkan).

Namun, faktanya adalah sebelum pandemi covid-19, trend dari belajar online sudah mulai terjadi di dunia pendidikan setidaknya dimulai dari ujian CBT untuk UTBK, Ujian CPNS dll. Salah satu pendorongnya adalah karena jaman atau kondisi saat ini yang semua serba terhubung dengan internet dan hal ini sebenarnya sudah terjadi di banyak sisi kehidupan kita seperti belanja online, ojek online hingga periksa kesehatan secara online.

Artinya, siap tidak siap atau suka tidak suka, sekolah di Indonesia akan dihadapkan pada kenyataan untuk memulai kegiatan belajar secara online meski pandemi covid-19 sudah menghilang.

Benar, bahwa kegiatan belajar online masih memiliki banyak kekurangan yang tentu saja dari waktu ke waktu kekurangan-kekurangan ini akan terselesaikan.

Kelebihan dan Kekurangan Belajar Online (Daring)

Terdapat banyak kelebihan dari belajar online dan berikut ini adalah beberapa kelebihan belajar online yang paling mendasar

  • Akses lebih mudah – Teknologi internet dan aplikasi komunikasi seperti whatsapp serta platform pembelajaran online memungkinkan siswa dapat terhubung dari mana dan kapan saja sehingga materi. Selain itu, para siswa juga dapat mencari referensi tambahan dengan mengakses internet dari perangkat mobile atau laptop guna memperkaya pengetahuannya terhadap materi yang disampaikan.
  • Biaya terjangkau – Benar, selama proses pembelajaran online maka orang tua siswa mungkin harus mengeluarkan biaya tambahan untuk kuota. Namun, jika dihitung secara detail maka biaya kuota sebenarnya akan jauh lebih murah jika dibandingkan siswa harus ke sekolah, perpustakaan atau bahkan ke lembaga les privat yang padahal semua informasi tentang materi tersebut sudah tersedia di internet.
  • Memperluas Wawasan – Internet saat ini adalah sumber ilmu ter-update yang ada dimana dengan mencari referensi tambahan di internet maka siswa dapat memperluas wawasan mereka dan tidak terpaku pada buku yang umumnya selalu lebih tertinggal jika dibandingkan dengan informasi di internet.
  • Lebih Fleksibel – Karena siswa dapat mengakses materi dan tugas dari guru maka pembelajaran dapat dilakukan oleh siswa dari mana dan kapan saja sehingga akan lebih fleksibel.

Namun, bukan berarti pembelajaran online tidak memiliki kekurangan. Berikut adalah beberapa kekurangan dari kegiatan belajar secara online

  • Akses Internet – Bagi siswa atau sekolah yang berada di perkotaan seharusnya tidak mengalami masalah ini. Namun, bagi siswa yang tinggal di pedesaan akan memiliki cerita yang berbeda karena masih terbatasnya jaringan internet yang stabil di pedesaan. Namun, seperti halnya jaringan telp, kedepannya jaringan internet sudah pasti akan sampai ke pedesaan dan akan lebih terjangkau.
  • Kurangnya Interaksi dan Sosialisasi – Karena pembelajaran dilakukan secara online maka intensitas guru bertemu dengan siswa atau siswa berinteraski dengan siswa yang lainnya akan sedikit.
  • Kesulitan Memahami Materi – Tidak semua siswa mampu memahami materi dengan mudah saat online. Hal ini bisa karena banyak faktor seperti karena tipe siswa tersebut atau tidak adanya pendampingan yang baik selama siswa melaksanakan kegiatan belajar online.

Untuk mengurangi dampak negatif atau kekurangan dari belajar online, e-ujian.id sendiri merilis fitur e-learning yang memungkinkan guru melaksanakan kegiatan belajar secara online dan offline.

Berikut adalah beberapa fitur elearning dari e-ujian.id yang dapat membantu menyelesaikan kekurangan pada belajar online

  • Kirim Materi, Tanya melalui Chat dan Absensi – Guru dapat memberikan materi secara online baik berupa teks, file hingga video Youtube yang bisa diberikan pertanyaan pada menit tertentu. Selain itu, siswa bisa langsung mengirimkan pesan melalui chat jika ada hal tidak jelas atau ingin ditanyakan serta guru bisa melihat siswa mana saja yang sudah melakukan pembelajaran atau belum.
  • Kirim Tugas, Export Nilai dan Absensi – Evaluasi materi yang disampaikan akan semakin mudah dengan adanya fitur kirim tugas dimana guru dapat memberikan tugas secara online dan meng-export nilai siswa.

Guru bisa juga memanfaatkan fitur elearning tersebut sebagai fitur tambahan bagi siswa yang ingin mengulangi materi dan memberikan evaluasi tambahan selama kegiatan belajar secara offline di-lakukan.

Jadi, tunggu apa lagi, silakan daftarkan sekolah Anda sekarang juga, GRATIS!

Daftar E-ujian.id Sekarang!

Membuat Server Ujian Online Sendiri, Masih Perlu?

Membuat Server Ujian Online Sendiri

Membuat Server Ujian Online Sendiri, Masih Perlu? – Pendidikan saat ini sudah menuju era pendidikan 4.0 dimana secara bertahap kegiatan belajar mengajar sudah menuju ke digital atau online.

Kemajuan teknologi dan infrastuktur menjadi salah satu pendorong utama dimana hampir seluruh penduduk di Indonesia sudah terhubung dengan internet baik melalui perangkat smartphone atau perangkat-perangkat lainnya.

Kondisi ini secara tidak langsung memaksa semua stakeholder pendidikan termasuk sekolah untuk mulai melakukan transisi pendidikan mereka ke digital / online dan salah satunya adalah mulai meng-integrasikan kegiatan ujian secara online.

Untuk membuat sistem pendidikan online, sekolah-sekolah di Indonesia dihadapkan pada pilihan apakah harus mengembangkan sistem ujian online secara mandiri atau menggunakan layanan managed ujian online yang siap digunakan seperti e-ujian.id dan fokus kepada kegiatan belajar mengajar saja?

Pro dan Cons Membuat Server Ujian Online Sendiri

Membuat server ujian online sendiri dan aplikasi di dalamnya memiliki Pro dan Cons yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah Pro dan Cons yang bisa dipertimbangkan:

Pro

  • Memiliki full akses ke server dan aplikasi – karena semua di-kelola secara mandiri maka sekolah akan memiliki akses secara penuh terhadap server dan aplikasi di-dalamnya seperti melakukan modifikasi dan menambahkan aplikasi di dalamnya.

Cons

  • Biaya Server / VPS Tinggi – VPS atau server untuk ujian online membutuhkan resource yang tinggi yang di Indonesia, biaya untuk langganannya mencapai Rp 120rb – 1,2jt/bln, sangat tergantung pada jumlah siswa dan optimasi servernya.
  • Tenaga Ahli – Semua server atau VPS untuk ujian online bersifat Unmanaged yang artinya kita sebagai penyewa harus setup dari awal baik dari OS hingga aplikasi servernya. Perlu tenaga ahli yang bisa men-setup, optimasi dan secure server agar dapat digunakan dan biaya tenaga ahli untuk setup dan maintenance rata-rata adalah Rp 300.000/bln
  • Pengembangan Aplikasi – Sebuah aplikasi termasuk ujian online harus terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan untuk dapat terus melakukannya maka diperlukan seorang programmer. Rata-rata gaji seorang programmer di Indonesia (Junior – Mid) adalah Rp 3jt-5jt/bln.

Jadi, dibutuhkan biaya setidaknya Rp 120.000 + Rp 300.000 + Rp 3.000.000 = Rp 3.420.000/bln agar dapat membuat aplikasi ujian dan pembelajaran online setiap sekolahnya jika kita memilih opsi untuk melakukannya semua secara mandiri.

Biaya untuk memiliki aplikasi pembelajaran dan ujian online ini akan jauh lebih rendah jika kita menggunakan layanan managed seperti e-ujian.id dimana bahkan sekolah dapat mencobanya secara gratis untuk maksimal 50 siswa.

Pro dan Cons Menggunakan Aplikasi E-jian.id

Layanan managed e-ujian.id tetap memiliki Pro dan Cons, layaknya sebuah aplikasi lain. Berikut adalah Pro dan Cons menggunakan aplikasi e-ujian.id:

Pro

  • Fitur lengkap dan siap digunakan – fitur layanan managed e-ujian.id sudah lengkap dan sesuai dengan kebutuhan umumnya sekolah di Indonesia. Sekolah hanya cukup mendaftar dan layanan pembelajaran dan ujian online akan langsung siap digunakan sehingga sekolah dan guru bisa fokus ke kegiatan pembelajaran.
  • Biaya Terjangkau – Biaya server, maintenance dan pemgembangan aplikasi semua dilakukan oleh tim E-ujian.id. Tim e-ujian.id mampu melakukan optimasi setup dan maintenance server dengan baik sehingga dapat memangkas biaya yang diberikan ke sekolah. Hanya dengan Rp 150rb/bln sekolah dapat menikamati semua fitur e-ujian.id untuk 500 siswa.
  • Pengembangan aplikasi – E-ujian.id selalu berkomitmen untuk mengembangkan aplikasi agar terus dapat memenuhi kebutuhan pengguna mulai dari exam browser, ppdb, website sekolah dan lain-lain. Semua fitur-fitur pengembangan tersebut gratis digunakan oleh semua pengguna berbayar e-ujian.id

Cons

  • Sekolah tidak memiliki akses dan modifikasi penuh aplikasi – tujuan utama e-ujian.id tidak memberikan akses ke sekolah untuk memodifikasi aplikasi secara menyeluruh (beberapa fitur bisa diubah design dan kontennya) adalah karena alasan keamanan dan kompleknya aplikasi di dalamnya sehingga kemungkinan besar aplikasi akan menjadi rusak jika tidak dilakukan oleh orang yang sudah ahli.

Apapun pilihan sekolah Anda saat ini, yang perlu dipastikan adalah bahwa saat ini sekolah sudah mengarah ke digital atau online sehingga sekolah Anda harus mempersiapkannya jika tidak ingin ditinggal oleh para calon siwa.