Perbedaan PPDB dan SPMB: PPDB Sekarang Sudah Ganti Nama Jadi Apa?

Perbedaan PPDB dan SPMB — PPDB resmi berganti nama menjadi SPMB sejak tahun ajaran 2025/2026

PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sudah resmi tidak dipakai lagi sejak tahun ajaran 2025/2026, digantikan oleh SPMB atau Sistem Penerimaan Murid Baru. Jadi kalau Anda googling dengan kata kunci “PPDB online 2026” atau “cara daftar PPDB” lalu yang muncul justru istilah SPMB, itu bukan kesalahan mesin pencari — memang begitulah nama resminya sekarang. Proses yang dimaksud tetap sama, yaitu mekanisme penerimaan murid baru di sekolah negeri maupun swasta, hanya payung hukum dan sejumlah aturan teknisnya sudah diperbarui.

Pergantian nama ini bukan sekadar rebranding kosong. Ada penyesuaian pada kuota jalur, cara menentukan kedekatan wilayah, sampai larangan tes tertentu untuk jenjang SD — dan semua itu akan dikupas satu per satu di artikel ini. Kalau Anda butuh pengertian dasar tentang SPMB secara menyeluruh sebelum masuk ke detail perbedaannya, baca dulu penjelasan lengkapnya di sini.

Read More

Jalur SPMB Adalah: Penjelasan Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi

Ilustrasi 4 jalur SPMB — domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi — panduan pendaftaran murid baru sekolah negeri di Indonesia

SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) membagi jalur pendaftaran murid baru menjadi empat kategori, yaitu domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, dengan porsi kuota dan syarat dokumen yang berbeda-beda di tiap jenjang. Kalau Anda belum familiar dengan istilah SPMB secara umum, pelajari dulu pengertian SPMB secara menyeluruh di sini sebelum masuk ke pembahasan detail tiap jalur.

Di artikel ini, kita akan bahas satu per satu keempat jalur tersebut secara lebih rinci, lengkap dengan dokumen pendukung yang biasanya diminta dan pola tahapan pendaftaran yang umum diterapkan di banyak daerah. Tujuannya sederhana: supaya Anda tahu jalur mana yang paling sesuai dengan kondisi anak, dan dokumen apa saja yang perlu disiapkan lebih awal.

Read More

SPMB Adalah: Pengertian, Kepanjangan, dan Bedanya dengan PPDB

SPMB adalah Sistem Penerimaan Murid Baru pengganti PPDB tahun ajaran 2025/2026 - infografis 4 jalur domisili afirmasi prestasi mutasi by e-ujian.id

SPMB adalah singkatan dari Sistem Penerimaan Murid Baru, mekanisme resmi pemerintah untuk menerima murid baru di jenjang TK, SD, SMP, SMA, dan SMK yang berlaku sejak tahun ajaran 2025/2026 sebagai pengganti PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru). Perubahan ini bukan sekadar ganti nama di atas kertas. Ada pergeseran cara pandang, mulai dari istilah “peserta didik” yang kini disebut “murid”, sampai penyesuaian pada beberapa jalur penerimaan yang dulu sudah akrab di telinga orang tua.

Bagi sekolah dan orang tua yang sudah bertahun-tahun terbiasa dengan istilah PPDB, kemunculan SPMB bisa terasa membingungkan di awal. Banyak yang masih mencari informasi dengan kata kunci lama, padahal aturan yang berlaku sekarang sudah berbeda payung hukumnya, bahkan berbeda pula cara pandangnya terhadap keadilan akses pendidikan. Artikel ini akan menjelaskan pengertian SPMB secara tuntas, dasar hukumnya, perbedaannya dengan PPDB, sampai empat jalur penerimaan yang berlaku saat ini — supaya Anda tidak perlu lagi berpindah-pindah sumber untuk memahami sistem ini secara utuh.

Read More

EMIS Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Perbedaannya dengan Dapodik

EMIS adalah sistem pendataan pendidikan Kemenag - pengertian, fungsi, dan perbedaannya dengan Dapodik

EMIS adalah singkatan dari Education Management Information System, yaitu sistem pendataan pendidikan resmi milik Kementerian Agama (Kemenag) yang mencakup seluruh lembaga pendidikan Islam di Indonesia, mulai dari RA, madrasah, pondok pesantren, hingga perguruan tinggi keagamaan Islam. Istilah ini penting dipahami bukan hanya oleh operator madrasah dan guru, tetapi juga siswa serta mahasiswa PTKI, karena data yang tercatat di EMIS menjadi dasar pencairan berbagai bantuan pendidikan dan tunjangan guru. Artikel ini membahas tuntas apa itu EMIS, fungsinya, modul-modulnya, hingga perbedaannya dengan Dapodik.

Read More

Manajemen Sekolah Digital: Pengertian, Manfaat, dan Implementasi

ilustrasi manajemen sekolah digital

Setiap pagi, ribuan sekolah di Indonesia masih mengulang rutinitas yang sama: guru piket mencatat kehadiran siswa di buku besar, tata usaha menyalin data siswa dari satu formulir ke formulir lain, dan kepala sekolah menunggu laporan bulanan yang baru selesai direkap seminggu setelah bulan berakhir. Di sisi lain, ruang kelas sudah mulai berubah lewat pembelajaran digital dan ujian berbasis komputer. Pertanyaannya, jika proses belajar sudah mulai bertransformasi, bagaimana dengan cara sekolah mengelola dirinya sendiri?

Di sinilah letak pembahasan tentang manajemen sekolah digital. Berbeda dari transformasi digital sekolah yang berbicara tentang mengapa perubahan ini perlu terjadi, manajemen sekolah digital berbicara tentang satu hal yang jauh lebih praktis: bagaimana teknologi digunakan untuk mengurus administrasi, data, layanan, dan pengambilan keputusan di sekolah agar berjalan lebih rapi, cepat, dan akurat.

Read More