Soal TKA SMP Bahasa Indonesia: Kumpulan Contoh Soal Literasi & Pembahasan Lengkap

Kalau kamu sudah pernah membaca cuplikan soal Bahasa Indonesia di halaman Latihan Soal TKA SMP dan merasa masih butuh contoh yang lebih banyak serta pembahasan yang lebih dalam, halaman ini tempatnya. Di sini kita fokus 100% ke soal TKA SMP Bahasa Indonesia โ atau lebih tepatnya, soal literasi membaca โ disusun berdasarkan dua jenis teks yang resmi diujikan (teks informasi dan teks fiksi), lengkap dengan pembahasan yang menunjukkan letak jawaban di dalam teks, bukan sekadar kunci jawaban.
Artikel ini adalah pasangan langsung dari Soal TKA SMP Matematika โ kalau kamu sudah membaca versi Matematika-nya, halaman ini melengkapi sisi Bahasa Indonesia dengan kedalaman yang setara. Sebaliknya, kalau kamu ingin latihan campuran dua mata pelajaran sekaligus dalam porsi yang lebih ringkas, kembali saja ke halaman Latihan Soal TKA SMP. Dan kalau kamu belum familiar sama sekali dengan apa itu TKA SMP โ pengertian, mata pelajaran yang diujikan, sampai gambaran umumnya โ sebaiknya baca dulu panduan lengkapnya di halaman Soal TKA SMP.
Apa yang Diuji dalam TKA Bahasa Indonesia SMP?
Sebelum masuk ke latihan soal, penting untuk tahu dulu “peta”-nya. Berdasarkan kisi-kisi resmi yang dirilis Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, TKA Bahasa Indonesia jenjang SMP/MTs/sederajat mengukur keterampilan membaca lewat dua jenis teks, dan pada masing-masing jenis teks itu diuji tiga kompetensi yang sama.
Dua jenis teks yang diujikan:
- Teks Informasi โ teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik, bisa berskala lokal, nasional, maupun global. Teks informasi bisa berupa teks tunggal (satu bacaan saja) atau teks jamak (lebih dari satu bacaan untuk satu topik yang sama, lalu dibandingkan).
- Teks Fiksi โ cerita rekaan yang bisa bersifat faktual (misalnya bernuansa sejarah atau biografi) atau realisme, dengan latar yang konkret maupun abstrak, tokoh yang berkarakter bulat (bukan sekadar nama tanpa sifat), konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian yang tertutup (ada akhir yang jelas), alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.
Tiga kompetensi yang diuji pada kedua jenis teks tersebut:
| Kompetensi | Yang diuji | Contoh kemampuan |
|---|---|---|
| Pemahaman Tekstual | Informasi yang tersurat/eksplisit dalam teks | Mengidentifikasi informasi penting yang tertulis jelas, mengenali istilah/objek/latar dari kosakata yang dipakai, menyusun kembali kerangka atau bagian-bagian penting teks |
| Pemahaman Inferensial | Informasi yang tersirat, perlu ditarik kesimpulannya | Menyimpulkan ide pokok atau gagasan pendukung, menjelaskan hubungan sebab-akibat antarperistiwa, memprediksi kejadian dalam teks, memaknai bahasa kias atau citraan (khusus teks fiksi) |
| Evaluasi dan Apresiasi | Penilaian dan tanggapan terhadap isi teks | Menilai relevansi suatu peristiwa dengan kehidupan sehari-hari, menilai gagasan/fakta/opini dalam teks, merefleksikan diri dengan tokoh atau kejadian, menanggapi cara penulis menyampaikan gagasan |
Satu hal yang penting digarisbawahi: TKA Bahasa Indonesia tidak menguji tata bahasa atau kaidah kebahasaan secara terpisah โ jadi jangan berharap ada soal tentang ejaan (EYD), jenis kata, atau struktur kalimat yang benar secara gramatikal. Semua soal murni berbasis literasi membaca: memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi isi bacaan yang diberikan.[^1]
Soal-soal di bawah ini disusun mengikuti matriks dua jenis teks x tiga kompetensi tersebut, dengan karakteristik teks yang mengikuti kerangka asesmen resmi:[^2]
- Panjang teks: 200โ250 kata per bacaan (kecuali teks berbentuk puisi, yang bisa lebih pendek).
- Kosakata: campuran kata umum, kata berimbuhan, istilah teknis, dan sesekali makna konotatif sesuai konteks โ tidak terlalu sederhana ala bacaan SD, tapi juga tidak seberat bahasa akademik SMA.
- Struktur kalimat: cenderung pendek dan lugas, sekitar 5โ9 kata per kalimat, didominasi kalimat tunggal berbagai pola dan kalimat majemuk setara (bukan kalimat majemuk bertingkat yang berlapis-lapis anak kalimat). Tujuannya supaya tingkat kesulitan soal murni berasal dari isi dan kompetensi yang diuji, bukan dari rumitnya susunan kalimat.
Kumpulan Soal TKA SMP Bahasa Indonesia
Beda dengan soal Matematika yang biasanya berdiri sendiri per nomor, soal literasi TKA hampir selalu berbentuk soal grup โ satu teks bacaan dipakai untuk menjawab beberapa pertanyaan sekaligus. Di bawah ini, kamu akan menemukan satu teks informasi dan satu teks fiksi yang ditulis khusus untuk latihan ini (bukan pengulangan dari halaman lain), masing-masing diikuti tiga soal yang menguji tiga kompetensi berbeda.
Teks Informasi
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 sampai 3!
SMP Cempaka menjalankan program sarapan sehat. Program ini dimulai sejak semester lalu. Kegiatan ini berlangsung setiap pagi. Banyak siswa sering mengantuk di kelas. Sebagian siswa juga sulit berkonsentrasi. Masalah ini muncul di dua jam pelajaran awal. Banyak siswa berangkat tanpa sarapan dari rumah. Sekolah ingin siswa tetap fokus belajar. Sarapan dianggap penting untuk energi pagi. Karena itu, sekolah merancang program ini.
Meski begitu, program ini masih punya kendala. Anggaran kantin sekolah masih terbatas. Baru sekitar 40 persen siswa bisa mendaftar. Pendaftaran ini berlaku setiap hari. Pihak sekolah berharap ada dukungan lebih besar. Dukungan ini diharapkan datang dari orang tua. Komite sekolah juga diharapkan ikut mendukung. Dengan begitu, program bisa menjangkau lebih banyak siswa. Perluasan ini ditargetkan pada tahun ajaran berikutnya.
1. Pilihan ganda sederhana โ Pemahaman Tekstual
Berdasarkan teks tersebut, petugas kantin membagikan menu sarapan sehat kepada siswa setiap pukul ….
A. 06.00
B. 06.30
C. 06.45
D. 07.00
Kunci jawaban: C. 06.45 โ jawabannya tertulis jelas (tersurat) di kalimat “Sarapan dibagikan setiap pukul 06.45.” Soal ini murni menguji kemampuan menemukan informasi yang sudah tertulis apa adanya di teks, tanpa perlu menyimpulkan apa pun.
2. Pilihan ganda kompleks (MCMA) โ Pemahaman Inferensial
Berdasarkan teks tersebut, pilih kesimpulan yang tepat (jawaban bisa lebih dari satu):
โ Program ini kemungkinan besar membantu mengurangi keluhan pusing atau lemas pada siswa di pagi hari
โ Seluruh siswa di sekolah tersebut sudah mengikuti program sarapan sehat setiap hari
โ Program ini berpeluang diperluas jika ada dukungan yang lebih besar dari orang tua dan komite sekolah
โ Nilai ulangan siswa pada jam pelajaran pertama menurun sejak program ini berjalan
Kunci jawaban: pernyataan pertama dan ketiga benar. Teks tidak secara eksplisit bilang “program ini mengurangi pusing”, tapi rangkaian kalimat “Guru bimbingan konseling mencatat sebuah perubahan. Jumlah siswa yang izin ke UKS menurun. Sebelumnya, banyak siswa izin karena pusing atau lemas” membuat kita bisa menyimpulkan (inferensial) bahwa program ini berkontribusi pada penurunan itu. Pernyataan ketiga juga bisa disimpulkan dari paragraf terakhir teks, yang menyebut harapan sekolah agar dukungan orang tua dan komite bisa memperluas cakupan program. Pernyataan kedua salah karena teks jelas menyebut “baru sekitar 40 persen siswa bisa mendaftar”. Pernyataan keempat juga salah karena teks menyebut nilai ulangan justru “sedikit meningkat”, bukan menurun.
3. Pilihan ganda kompleks kategori (Benar/Salah) โ Evaluasi dan Apresiasi
Tentukan Benar atau Salah untuk setiap penilaian berikut terhadap teks di atas:
- Program sarapan sehat ini relevan diterapkan di sekolah lain yang siswanya juga sering mengantuk atau sulit berkonsentrasi di pagi hari โ (Benar/Salah)
- Kalimat “Pihak sekolah berharap ada dukungan lebih besar” merupakan fakta yang sudah terjadi, bukan harapan penulis โ (Benar/Salah)
- Data bahwa “baru sekitar 40 persen siswa bisa mendaftar” sudah cukup untuk menyimpulkan program ini berhasil sepenuhnya tanpa kendala โ (Benar/Salah)
Kunci jawaban: pernyataan pertama Benar โ program ini dirancang untuk mengatasi masalah siswa mengantuk dan sulit berkonsentrasi di pagi hari, sehingga logis untuk dinilai relevan bila diterapkan di sekolah lain dengan masalah serupa. Ini contoh soal yang menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan situasi di luar teks, bukan sekadar mencocokkan kalimat. Pernyataan kedua Salah โ kata “berharap” pada kalimat itu justru menandakan ini adalah opini atau harapan penulis/pihak sekolah, bukan fakta yang sudah terjadi; siswa perlu bisa membedakan kalimat fakta dari kalimat berisi harapan atau opini. Pernyataan ketiga Salah โ angka “baru sekitar 40 persen siswa bisa mendaftar” justru menunjukkan program belum menjangkau sebagian besar siswa, sehingga data itu tidak cukup untuk mendukung kesimpulan bahwa program “berhasil sepenuhnya tanpa kendala”; soal ini menguji kemampuan menilai kecukupan sebuah klaim berdasarkan data yang tersedia di teks.
Teks Fiksi
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 4 sampai 6!
Rani berdiri di depan mading sekolah. Tangannya berkeringat dingin. Namanya tercantum dalam daftar lomba. Lomba itu adalah lomba bercerita antarkelas. Lomba akan digelar tiga hari lagi. Rani tidak mendaftar sendiri. Bu Sinta, gurunya, yang memilih namanya. Bu Sinta sering melihat Rani bercerita seru. Rani biasa bercerita saat jam istirahat.
Sepanjang hari itu, pikiran Rani kacau. Ia membayangkan berdiri di panggung. Ratusan pasang mata akan menatapnya. Jantungnya berdebar seperti genderang perang. Bayangan itu muncul setiap kali ia mengingat hari perlombaan. Ia bahkan berniat menemui Bu Sinta. Rani ingin mengundurkan diri dari lomba.
Sepulang sekolah, Dimas mengajak Rani berlatih. Mereka berlatih di taman belakang rumah. Dimas adalah sahabat dekat Rani. “Kamu nggak perlu jadi orang lain di panggung,” kata Dimas sambil menyerahkan segelas es teh. “Cerita saja seperti waktu kamu cerita ke aku dan teman-teman di kelas.” Kalimat itu membuat Rani mulai berlatih. Rani berlatih setiap sore. Ia mengulang cerita yang sama. Ia memakai gaya bicaranya sendiri.
Hari perlombaan pun tiba. Rani naik ke atas panggung. Ia menarik napas panjang. Rani mulai bercerita dengan tenang. Ia merasa seolah sedang berbicara dengan Dimas. Suasana taman belakang rumah terasa hadir kembali. Tepuk tangan riuh terdengar begitu ia selesai. Rani belum tahu hasil lombanya. Namun, untuk pertama kalinya, ia merasa bangga. Ia bangga karena sudah berani mencoba.
4. Isian singkat โ Pemahaman Tekstual
Siapa yang mengajak Rani berlatih bercerita di taman belakang rumah?
Kunci jawaban: Dimas โ jawabannya tertulis langsung di kalimat “Sepulang sekolah, Dimas mengajak Rani berlatih. Mereka berlatih di taman belakang rumah.” Ini contoh soal isian singkat yang menguji kemampuan menemukan informasi tersurat, cukup dengan mencari nama tokoh yang disebutkan.
5. Pilihan ganda sederhana โ Pemahaman Inferensial
Ungkapan “jantungnya berdebar seperti genderang perang” pada paragraf kedua menggambarkan perasaan Rani yang ….
A. Bersemangat menyambut hari perlombaan
B. Marah karena namanya didaftarkan tanpa persetujuannya
C. Sangat gugup dan cemas menghadapi lomba
D. Bangga karena namanya tercantum di mading sekolah
Kunci jawaban: C. Bahasa kias “berdebar seperti genderang perang” adalah perbandingan (simile) yang menggambarkan detak jantung yang kencang dan tidak beraturan โ bukan tanda semangat atau kebanggaan, melainkan tanda gugup dan cemas. Kesimpulan ini diperkuat oleh dua kalimat sebelumnya, yaitu “Ia membayangkan berdiri di panggung” dan “Ratusan pasang mata akan menatapnya”, serta niatnya untuk mengundurkan diri di kalimat berikutnya. Soal seperti ini khusus muncul di teks fiksi, karena menguji kemampuan memaknai bahasa kias dan citraan yang tidak ada padanannya di teks informasi.
6. Pilihan ganda kompleks (MCMA) โ Evaluasi dan Apresiasi
Pilih pernyataan yang merupakan tanggapan yang tepat terhadap sikap Dimas dalam cerita tersebut (jawaban bisa lebih dari satu):
โ Dimas menunjukkan sikap suportif dengan meluangkan waktu membantu sahabatnya berlatih
โ Cara Dimas menyemangati Rani โ mengajaknya menjadi diri sendiri di panggung โ adalah bentuk dukungan yang membangun kepercayaan diri
โ Dimas seharusnya menggantikan Rani tampil di panggung karena Rani terlalu gugup untuk melakukannya sendiri
โ Sikap Dimas mengajarkan bahwa dukungan sederhana dari seorang teman bisa berpengaruh besar bagi orang yang sedang cemas
Kunci jawaban: pernyataan pertama, kedua, dan keempat benar โ ketiganya merupakan penilaian yang wajar dan didukung oleh isi cerita: Dimas meluangkan waktu untuk membantu, caranya menyemangati justru membuat Rani percaya diri tampil sebagai dirinya sendiri, dan hasil akhirnya (Rani berani mencoba) menunjukkan dukungan sederhana bisa berdampak besar. Pernyataan ketiga salah karena tidak relevan dan tidak didukung oleh isi teks โ cerita justru menunjukkan Rani-lah yang akhirnya tampil dan merasa bangga karena berani mencoba sendiri, bukan digantikan orang lain. Soal seperti ini menguji kemampuan menilai relevansi tindakan tokoh dan merefleksikannya dengan situasi sehari-hari, bukan sekadar setuju atau tidak setuju secara acak.

Bentuk-Bentuk Soal yang Perlu Dikenali Siswa
Dari enam soal di atas, ada empat bentuk soal yang perlu dikenali baik-baik sebelum menghadapi TKA:
- Pilihan ganda sederhana โ pilih satu jawaban paling tepat dari beberapa opsi, seperti soal nomor 1 dan 5 di atas.
- Pilihan ganda kompleks (MCMA/multiple choice multiple answer) โ jawaban benar bisa lebih dari satu, seperti soal nomor 2 dan 6. Siswa harus menilai setiap pernyataan satu per satu, bukan menebak berapa banyak yang benar.
- Pilihan ganda kompleks kategori (Benar/Salah) โ setiap pernyataan dinilai benar atau salah secara terpisah, seperti soal nomor 3.
- Isian singkat โ jawaban ditulis sendiri tanpa pilihan, biasanya berupa kata, nama, atau angka yang bisa ditemukan langsung di teks, seperti soal nomor 4.
Yang membedakan tingkat kesulitan bukan bentuk soalnya, melainkan kompetensi yang diuji โ soal Pemahaman Tekstual biasanya paling mudah karena jawabannya tertulis jelas, sementara soal Evaluasi dan Apresiasi paling menantang karena menuntut penilaian, bukan sekadar pemahaman.
Tips Efektif Melatih Literasi Membaca untuk TKA SMP
Karena TKA Bahasa Indonesia murni soal literasi, cara berlatihnya juga berbeda dari sekadar menghafal rumus. Beberapa tips yang bisa dicoba:
- Baca teks dua kali sebelum menjawab. Bacaan pertama untuk menangkap gambaran umum (topik, tokoh, alur), bacaan kedua untuk mencari detail yang relevan dengan pertanyaan.
- Latih membedakan informasi tersurat dan tersirat. Saat membaca, coba tandai kalimat mana yang menyebutkan fakta secara langsung, dan mana yang butuh disimpulkan sendiri โ ini kebiasaan yang langsung berdampak pada soal Pemahaman Inferensial.
- Latihan soal grup dengan manajemen waktu. Karena satu teks dipakai untuk beberapa soal sekaligus, biasakan membaca teks sekali dengan cermat, lalu jawab semua soal terkait tanpa bolak-balik membaca ulang dari awal setiap kali pindah nomor.
- Perbanyak jenis bacaan. Karena topik teks informasi bisa dari bidang apa saja (lingkungan, teknologi, kesehatan, kegiatan sekolah, dan sebagainya), semakin luas variasi bacaan yang dikenal siswa, semakin terbiasa pula ia menghadapi topik yang belum pernah dibaca sebelumnya saat ujian.
Kalau kamu lebih suka berlatih secara offline dengan cara mencetak soal di atas kertas, e-ujian.id juga menyediakan kumpulan soal dalam format yang bisa diunduh di halaman Soal TKA SMP PDF.
Pertanyaan Seputar Soal TKA SMP Bahasa Indonesia (FAQ)
Apakah TKA Bahasa Indonesia SMP menguji tata bahasa (EYD, jenis kata, dan sejenisnya)? Tidak. TKA Bahasa Indonesia SMP murni menguji literasi membaca โ memahami, menafsirkan, dan mengevaluasi isi teks. Soal tentang ejaan, tanda baca, atau jenis kata secara terpisah tidak termasuk dalam kisi-kisi resmi yang diujikan.
Berapa panjang teks yang biasanya muncul di TKA Bahasa Indonesia SMP? Berdasarkan kerangka asesmen resmi, panjang teks yang digunakan sekitar 200โ250 kata per bacaan, kecuali teks berbentuk puisi yang bisa lebih pendek.[^2] Kalimat yang dipakai juga cenderung pendek dan lugas, sekitar 5โ9 kata per kalimat, dengan kosakata yang mencampur kata umum, kata berimbuhan, istilah teknis, dan sesekali makna konotatif sesuai konteks โ cukup menantang tapi tidak seberat bacaan tingkat SMA.
Apa beda soal Pemahaman Tekstual dan Pemahaman Inferensial? Soal Pemahaman Tekstual menguji kemampuan menemukan informasi yang sudah tertulis jelas di dalam teks (tersurat) โ jawabannya bisa langsung “ditunjuk” di kalimat tertentu. Soal Pemahaman Inferensial menguji kemampuan menarik kesimpulan dari informasi yang tidak tertulis langsung (tersirat), misalnya menyimpulkan sebab-akibat, memprediksi kejadian, atau memaknai bahasa kias.
Apakah teks fiksi di TKA selalu berupa cerpen, atau bisa bentuk lain seperti puisi? Berdasarkan kisi-kisi resmi, teks fiksi didefinisikan sebagai cerita rekaan dengan tokoh, latar, konflik, dan penyelesaian โ bentuknya paling umum berupa cerita pendek atau penggalan cerita naratif. Beberapa sumber juga menyebut kemungkinan bentuk lain seperti puisi masuk dalam cakupan teks fiksi, meski porsi soal yang beredar tetap didominasi bentuk cerita naratif.
Kesimpulan
Soal TKA SMP Bahasa Indonesia pada dasarnya menguji satu kemampuan besar: seberapa baik siswa memahami, menafsirkan, dan menilai sebuah bacaan โ baik itu teks informasi maupun teks fiksi. Bukan soal menghafal rumus atau kaidah kebahasaan, tapi soal kebiasaan membaca dengan cermat dan mencari jawaban langsung dari teks yang diberikan, bukan dari asumsi.
Kalau kamu ingin variasi soal yang lebih ringkas sekaligus digabung dengan Matematika, kembali ke halaman Latihan Soal TKA SMP. Ingin versi cetak untuk belajar offline? Kunjungi Soal TKA SMP PDF. Dan kalau kamu ingin fokus berlatih mata pelajaran satunya, langsung saja ke Soal TKA SMP Matematika.
Referensi
- Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen. Kerangka Asesmen TKA โ Bahasa Indonesia SMP Sederajat. pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/tka/view/mata-pelajaran-wajib/smp/Bahasa-Indonesia
- Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Nomor 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA Jenjang SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat. pusmendik.kemendikdasmen.go.id/pdf/file-178
- Kemendikdasmen. Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. tka.kemendikdasmen.go.id
- Kompas.com Skola. Kisi-kisi TKA Bahasa Indonesia SMP 2026: Materi hingga Contoh Soal. kompas.com
- Tirto.id. Kisi-Kisi Materi TKA SMP 2026 Bahasa Indonesia & Contoh Soal. tirto.id
- Detik Edu. Kisi-Kisi TKA Bahasa Indonesia SMP 2026 Lengkap Contoh Soal & Jawabannya. detik.com
- IDN Times. Kisi-Kisi TKA SMP 2026 Lengkap dengan Contoh Soal. idntimes.com
[^1]: Lihat Referensi #1 โ laman resmi Pusmendik: Kerangka Asesmen TKA Bahasa Indonesia SMP Sederajat. [^2]: Lihat Referensi #2 โ Peraturan Kepala BSKAP Nomor 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA, yang memuat rincian teknis panjang teks dan karakteristik kalimat.