Cara Membuat Simulasi TKA SD dengan CBT: Panduan Praktis untuk Guru & Sekolah

Sekolah bisa membuat simulasi atau tryout TKA SD sendiri secara mandiri menggunakan sistem ujian berbasis komputer (CBT/Computer Based Test) seperti e-ujian.id โ tanpa perlu memasang server sendiri, tersedia paket gratis untuk mulai mencoba, dan bisa dijalankan kapan saja mulai dari satu kelas hingga skala lebih besar sesuai paket yang dipilih. Dengan simulasi mandiri ini, siswa jadi terbiasa lebih dulu dengan format soal, tampilan layar, dan tekanan waktu sebelum menghadapi ujian sesungguhnya, sementara guru mendapatkan data hasil dan analisis kemampuan siswa secara otomatis begitu simulasi selesai. Bagi yang belum familiar dengan istilah TKA, Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah pengganti Ujian Nasional yang kini digunakan pemerintah untuk mengukur capaian akademik siswa secara terstandar. Artikel ini akan membahas langkah demi langkah teknis membuat simulasi tersebut di sistem CBT, khusus untuk kebutuhan jenjang SD.
Key Takeaway
- Simulasi TKA SD bisa dibuat tanpa instalasi server atau hosting sendiri, karena sistem CBT sepenuhnya berbasis web.
- Tersedia paket gratis (maksimal 50 siswa) untuk mencoba sistem terlebih dahulu; untuk simulasi skala satu angkatan penuh, sekolah bisa upgrade ke paket berbayar sesuai jumlah siswa.
- Sistem mendukung format soal sesuai kisi-kisi TKA, termasuk pilihan ganda biasa maupun pilihan ganda kompleks (PGK).
- Guru tidak harus membuat soal manual satu per satu โ ada fitur bantuan AI untuk mempercepat pembuatan soal langsung di sistem.
- Hasil dan analisis jawaban siswa muncul otomatis begitu simulasi selesai dikerjakan, sehingga guru tidak perlu koreksi manual.
- Key Takeaway
- Kenapa Sekolah Perlu Membuat Simulasi TKA SD Sendiri, Bukan Cuma Mengandalkan Simulasi Resmi
- Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Simulasi TKA SD di Sistem CBT
- Langkah-Langkah Membuat Simulasi/Tryout TKA SD dengan Sistem CBT
- 1. Buat atau Masuk ke Akun Sistem CBT Sekolah
- 2. Buat Ruang Ujian Baru & Beri Nama Simulasi
- 3. Masukkan Bank Soal ke Ruang Ujian
- 4. Atur Jenis Soal & Bobot Sesuai Format TKA
- 5. Atur Durasi & Jadwal Simulasi
- 6. Tambahkan Data Siswa & Aktifkan Ruang Ujian
- 7. Jalankan Simulasi & Pantau Hasilnya Secara Real-Time
- Simulasi Buatan Sekolah vs Simulasi Resmi Pemerintah: Apa Bedanya?
- Tips Supaya Hasil Simulasi TKA SD Benar-Benar Bermanfaat untuk Evaluasi Siswa
- Penutup
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Referensi
Kenapa Sekolah Perlu Membuat Simulasi TKA SD Sendiri, Bukan Cuma Mengandalkan Simulasi Resmi
Pemerintah melalui Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) memang sudah menyediakan simulasi resmi untuk siswa SD, dan ini tentu bermanfaat sebagai pengenalan awal. Namun jendela waktunya cukup singkat โ pada siklus TKA SD 2026 misalnya, simulasi resmi hanya dibuka sekitar satu minggu sebelum masuk tahap gladi bersih, sementara pelaksanaan TKA sesungguhnya butuh persiapan yang jauh lebih panjang. Dengan jendela latihan seselektif itu, satu atau dua kali kesempatan jelas tidak cukup untuk membuat ratusan siswa benar-benar percaya diri menghadapi ujian berbasis komputer, apalagi jika sebagian besar dari mereka belum pernah mengerjakan ujian di layar komputer atau tablet sebelumnya.
Di sinilah simulasi buatan sekolah sendiri jadi pelengkap penting. Dengan sistem CBT mandiri, sekolah bisa mengadakan tryout kapan pun dibutuhkan โ bisa mingguan, bisa per kompetensi, bisa juga per kelas โ tanpa harus menunggu jadwal resmi dari Kemendikdasmen. Manfaatnya bukan cuma untuk siswa. Guru dan operator/proktor sekolah pun jadi lebih siap secara teknis: mengenal alur login, cara membagikan kode ruang ujian ke siswa, hingga cara memantau progres pengerjaan secara real-time. Selain itu, karena hasil simulasi bisa dianalisis langsung oleh masing-masing sekolah, guru mendapat pemetaan kemampuan siswa jauh lebih awal โ bukan cuma dari nilai ujian resmi yang baru diketahui setelah semuanya selesai.
Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuat Simulasi TKA SD di Sistem CBT
Sebelum masuk ke langkah teknis, ada beberapa hal yang sebaiknya sudah tersedia lebih dulu supaya proses pembuatan simulasi berjalan lancar tanpa hambatan di tengah jalan.
| Kebutuhan | Keterangan |
|---|---|
| Akun sistem CBT | Daftar atau masuk ke sistem ujian online CBT gratis yang berbasis web, tidak perlu instal aplikasi atau menyiapkan server sendiri. Paket gratis cocok untuk uji coba awal (biasanya dibatasi puluhan siswa); untuk simulasi satu angkatan penuh, sekolah bisa upgrade ke paket berbayar sesuai jumlah siswa |
| Bank soal | Bisa memakai bank soal TKA SD kelas 6 semua mapel yang sudah tersedia, menginput soal buatan guru sendiri, atau memanfaatkan fitur bantuan AI di sistem untuk membuat soal lebih cepat sesuai kisi-kisi terbaru |
| Data siswa/kelas | Daftar nama dan kelas peserta yang akan mengikuti simulasi, supaya hasil bisa dipetakan per siswa |
| Perangkat ujian | Komputer, laptop, atau tablet โ minimal cukup untuk mengakomodasi jumlah siswa per sesi/gelombang |
| Koneksi internet sekolah | Jaringan internet yang stabil selama sesi simulasi berlangsung, supaya siswa tidak ter-log out di tengah pengerjaan |
| Exam Browser (opsional) | Aplikasi pengunci layar agar siswa tidak berpindah tab atau membuka aplikasi lain saat simulasi โ lihat cara menggunakan Safe Exam Browser |
Untuk bank soal, sekolah tidak harus membuat semuanya dari nol. Kalau ingin siswa berlatih dengan soal versi individual di rumah sebagai pembanding, bisa juga arahkan mereka ke simulasi latihan soal TKA SD kelas 6 online yang formatnya lebih sederhana dan bisa diakses mandiri oleh siswa.
Langkah-Langkah Membuat Simulasi/Tryout TKA SD dengan Sistem CBT
Berikut tahapan teknis membuat simulasi TKA SD menggunakan sistem CBT, dari mulai membuat ruang ujian sampai memantau hasilnya.
1. Buat atau Masuk ke Akun Sistem CBT Sekolah
Langkah pertama adalah memastikan sekolah sudah punya akun di sistem CBT. Kalau belum, sekolah bisa mendaftar terlebih dahulu lewat sistem CBT sekolah โ prosesnya cukup lewat browser, tidak perlu instalasi apa pun di komputer sekolah, dan akun biasanya langsung aktif dalam hitungan menit setelah pendaftaran dikonfirmasi. Sekolah bisa mulai dari paket gratis untuk uji coba, lalu upgrade ke paket berbayar kapan saja begitu kebutuhan jumlah siswa bertambah. Jika sudah punya akun, tinggal login seperti biasa menggunakan akun admin atau guru.
2. Buat Ruang Ujian Baru & Beri Nama Simulasi
Setelah masuk ke dashboard, cari menu Ujian CBT dan pilih Ruang Ujian, lalu buat ruang ujian baru khusus untuk simulasi. Beri nama yang jelas dan mudah dikenali, misalnya “Simulasi TKA SD Kelas 6 โ Matematika” atau “Tryout TKA SD Kelas 6 โ Bahasa Indonesia”, supaya tidak tertukar dengan ujian harian atau ulangan biasa yang mungkin juga dibuat di sistem yang sama. Setiap ruang ujian yang dibuat akan otomatis mendapatkan kode unik tersendiri.
3. Masukkan Bank Soal ke Ruang Ujian
Sebelum membuat ruang ujian, sekolah perlu menyiapkan bank soal lewat menu Bank Soal. Ada tiga opsi: mengunggah/menambahkan soal yang sudah disiapkan guru sendiri satu per satu, memanfaatkan bank soal siap pakai yang sudah tersedia di sistem, atau menggunakan fitur bantuan AI untuk membuat soal secara otomatis โ cukup tentukan topik dan tingkat kesulitannya, lalu sistem akan membantu menyusun draf soal yang tinggal disesuaikan guru. Opsi terakhir ini bisa sangat menghemat waktu guru yang perlu menyiapkan variasi soal dalam jumlah banyak. Pastikan soal yang dipakai mengikuti kisi-kisi TKA SD terbaru โ mapel yang diujikan pada jenjang SD adalah Matematika dan Bahasa Indonesia.
4. Atur Jenis Soal & Bobot Sesuai Format TKA
Salah satu ciri khas TKA yang berbeda dari ujian sekolah biasa adalah variasi bentuk soalnya. Selain pilihan ganda biasa, TKA juga memakai pilihan ganda kompleks (PGK) โ baik model beberapa jawaban benar sekaligus (multiple choice multiple answers) maupun model kategori seperti “benar/salah” atau “sesuai/tidak sesuai” untuk tiap pernyataan. Pastikan sistem CBT yang dipakai mendukung format-format ini, dan atur bobot nilai untuk tiap jenis soal sesuai kebutuhan.
5. Atur Durasi & Jadwal Simulasi
Samakan durasi pengerjaan simulasi dengan estimasi waktu ujian TKA yang sesungguhnya, supaya siswa juga terbiasa dengan tekanan waktu โ bukan cuma terbiasa dengan bentuk soalnya saja. Sekolah bisa menjadwalkan simulasi ini beberapa kali dalam satu semester, tidak harus menunggu mendekati hari ujian resmi.
6. Tambahkan Data Siswa & Aktifkan Ruang Ujian
Pastikan data siswa/kelas peserta sudah ditambahkan ke sistem โ bisa satu per satu atau sekaligus lewat import data. Setelah itu, jangan lupa aktifkan ruang ujian yang sudah dibuat (biasanya lewat menu Detail pada ruang ujian tersebut), karena siswa baru bisa mulai mengerjakan setelah ruang ujiannya berstatus aktif. Bagikan kode ruang ujian ke siswa โ bisa satu kelas penuh, beberapa kelas paralel, atau seluruh angkatan kelas 6 sekaligus sesuai kapasitas paket yang dipakai.
7. Jalankan Simulasi & Pantau Hasilnya Secara Real-Time
Saat simulasi berlangsung, siswa tinggal memasukkan kode ruang ujian untuk bergabung, sementara guru atau proktor bisa memantau progres pengerjaan siswa secara langsung dari dashboard โ siapa yang sudah mulai, siapa yang masih mengerjakan, dan siapa yang sudah selesai. Begitu siswa menyelesaikan simulasi, hasil dan skor langsung muncul otomatis tanpa perlu koreksi manual, sehingga guru bisa langsung melihat pemetaan kemampuan siswa hari itu juga.

Simulasi Buatan Sekolah vs Simulasi Resmi Pemerintah: Apa Bedanya?
Supaya lebih jelas kapan sebaiknya memakai yang mana, berikut perbandingan singkatnya:
| Aspek | Simulasi Buatan Sekolah (CBT Mandiri) | Simulasi Resmi Kemendikdasmen |
|---|---|---|
| Waktu pelaksanaan | Fleksibel, kapan saja sesuai kebutuhan sekolah | Terbatas pada periode simulasi resmi yang sudah ditentukan |
| Jumlah kesempatan | Bisa diulang berkali-kali | Umumnya hanya dibuka sekali dalam satu periode singkat |
| Kustomisasi soal | Bisa disesuaikan per kelas atau tingkat kemampuan siswa | Soal sudah standar/ditentukan dari pusat |
| Analisis hasil | Bisa langsung dianalisis oleh guru masing-masing sekolah | Hasil bersifat umum, untuk latihan mandiri siswa |
| Fungsi utama | Latihan internal berulang + pemetaan kemampuan siswa oleh guru | Familiarisasi awal terhadap format soal & sistem ujian nasional |
Keduanya sebetulnya saling melengkapi, bukan saling menggantikan โ simulasi resmi bagus untuk pengenalan awal terhadap sistem nasional, sementara simulasi mandiri sekolah lebih fleksibel untuk latihan berulang dan evaluasi internal.
Tips Supaya Hasil Simulasi TKA SD Benar-Benar Bermanfaat untuk Evaluasi Siswa
- Jangan cuma sekali. Lakukan simulasi lebih dari satu kali sepanjang semester, bukan hanya menjelang ujian, supaya progres belajar siswa dari waktu ke waktu bisa benar-benar terpantau. Supaya siswa tidak sekadar menghafal jawaban dari simulasi sebelumnya, manfaatkan fitur bantuan AI untuk membuat variasi soal baru setiap kali mengadakan simulasi ulang.
- Manfaatkan fitur analisis hasil. Gunakan data hasil simulasi untuk memetakan siswa mana yang masih perlu pendampingan tambahan pada mapel atau kompetensi tertentu.
- Latih juga kesiapan teknis sekolah, bukan cuma akademik siswa. Simulasi adalah kesempatan bagus untuk menguji kesiapan jaringan internet, jumlah perangkat, dan kesigapan proktor โ supaya semua sudah teruji jauh sebelum hari-H.
- Kombinasikan dengan latihan offline. Untuk siswa yang ingin berlatih di rumah tanpa perangkat komputer, sekolah bisa membagikan kumpulan soal TKA SD kelas 6 PDF sebagai pelengkap latihan berbasis CBT di sekolah.
Penutup
Membuat simulasi TKA SD sendiri di sistem CBT sebenarnya jauh lebih sederhana dari yang dibayangkan kebanyakan guru โ tidak perlu keahlian IT khusus, tidak perlu server, dan bisa langsung dipraktikkan hari ini juga. Bagi sekolah yang belum punya sistem CBT sendiri, silakan coba sistem ujian online CBT gratis dari e-ujian.id untuk mulai membuat simulasi pertama sekolah Anda. Dan jika masih butuh gambaran persiapan yang lebih menyeluruh โ bukan cuma soal simulasi, tapi juga administrasi dan peran tim sekolah โ silakan baca juga panduan persiapan sekolah menghadapi TKA.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah membuat simulasi TKA SD di sistem CBT berbayar? Tidak harus. Sistem CBT seperti e-ujian.id menyediakan paket gratis dengan fitur dasar lengkap untuk uji coba, tanpa biaya server atau instalasi tambahan. Paket gratis ini cocok untuk simulasi skala kecil; jika sekolah ingin menjalankan simulasi untuk satu angkatan penuh dengan jumlah siswa lebih besar, tersedia paket berbayar dengan harga terjangkau yang bisa diaktifkan kapan saja sesuai kebutuhan.
Berapa kali sebaiknya sekolah mengadakan simulasi sebelum TKA? Tidak ada angka baku, tapi semakin sering semakin baik selama tidak mengganggu jadwal pembelajaran reguler. Banyak sekolah menjadwalkan simulasi beberapa kali dalam satu semester, dengan intensitas ditingkatkan mendekati periode TKA.
Apakah siswa SD sulit beradaptasi dengan ujian berbasis komputer? Pada awalnya sebagian siswa mungkin butuh penyesuaian, terutama yang belum terbiasa mengoperasikan komputer atau tablet untuk ujian. Namun dengan latihan simulasi yang rutin, adaptasi ini biasanya berlangsung cukup cepat โ inilah salah satu alasan utama kenapa simulasi mandiri di sekolah penting dilakukan lebih awal.
Apa bedanya simulasi buatan sekolah sendiri dengan simulasi resmi dari Kemendikdasmen? Simulasi resmi dari Kemendikdasmen bersifat terbatas waktu dan soalnya sudah standar dari pusat, sedangkan simulasi buatan sekolah bisa dijalankan kapan saja, diulang berkali-kali, dan soalnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelas. Keduanya saling melengkapi dalam proses persiapan siswa.
Referensi
- Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik. JDIH Kemendikdasmen. https://jdih.kemendikdasmen.go.id/detail_peraturan?main=3527
- Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA.
- Peraturan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Nomor 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat.
- Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen โ Laman resmi simulasi TKA. https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
- Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen, “TKA Jenjang SD dan SMP Direncanakan April 2026”. https://puslapdik.kemendikdasmen.go.id/tka-jenjang-sd-dan-smp-direncanakan-april-2026/
- Detik.com, “TKA SD 2026: Jadwal, Simulasi, Cara Cek Nilai hingga Tata Tertib”. https://www.detik.com/jatim/berita/d-8450152/tka-sd-2026-jadwal-simulasi-cara-cek-nilai-hingga-tata-tertib
- Kompas.com, “Simulasi TKA SD Kelas 6 dan SMP 2026: Link Resmi Pusmendik dan Cara Aksesnya”. https://www.kompas.com/skola/read/2026/03/31/090713469/simulasi-tka-sd-kelas-6-dan-smp-2026-link-resmi-pusmendik-dan-cara
Catatan: Jadwal simulasi dan pelaksanaan TKA dapat berubah setiap tahun ajaran. Sekolah disarankan selalu mengecek jadwal resmi terbaru melalui laman Pusmendik Kemendikdasmen sebelum menentukan jadwal simulasi internal.