Poster Hari Santri 2026: Elemen, Checklist Cetak, dan Contoh Teks untuk Sekolah

Poster Hari Santri biasanya dikerjakan di sela rapat panitia, gladi upacara, dan jadwal pelajaran yang tidak berhenti, padahal ia bagian peringatan yang pertama dibaca wali murid dan peserta didik. Hari Santri 2026 jatuh pada Kamis, 22 Oktober, hari kerja biasa, sehingga satu lembar poster harus sekaligus menjawab apa acaranya, kapan, di mana, dan siapa penyelenggaranya.
Di titik inilah salah cetak paling mahal. Tema Kemenag dan tema PBNU beredar berdampingan dan mudah tertukar, poster tahun lalu yang dipakai ulang membawa tema lama, dan berkas logo yang diunduh dari sumber tidak jelas bisa berubah proporsi atau warna. Artikel ini disusun untuk panitia sekolah, madrasah, dan PKBM: elemen wajib, checklist sebelum cetak, contoh teks per jenis acara dan jenjang, serta ukuran berkas.
Jawaban singkat
Poster Hari Santri yang efektif memuat delapan elemen: judul beserta tahun, tema yang dikutip persis dari sumber resmi, hari dan tanggal, waktu, lokasi, penyelenggara, satu ajakan, dan logo resmi dari berkas asli. Semuanya diperiksa dengan checklist sebelum cetak, lalu dicetak dari berkas PDF beresolusi 300 dpi dengan margin aman.
- Elemen Wajib Poster Hari Santri 2026
- Checklist Cek Sebelum Cetak
- Contoh Poster Hari Santri: Teks per Jenis Acara
- Versi Poster per Jenjang
- Ukuran dan Format Poster
- Cara Membuat Poster Hari Santri dengan Alat Desain
- Memakai Logo Resmi pada Poster
- FAQ: Pertanyaan tentang Poster Hari Santri 2026
- Apa saja isi poster Hari Santri yang baik?
- Apakah tema Hari Santri harus ditulis di poster?
- Ukuran poster Hari Santri apa yang umum dipakai?
- Bagaimana membuat poster Hari Santri untuk anak SD?
- Apakah poster Hari Santri boleh dicetak hitam putih?
- Bolehkah membuat poster dengan AI?
- Apakah sekolah boleh memakai logo resmi Hari Santri di poster?
- Setelah Poster Terpasang
- Referensi

Elemen Wajib Poster Hari Santri 2026
Poster Hari Santri Nasional untuk lingkungan sekolah dan madrasah cukup memuat delapan elemen. Istilah “wajib” pada judul bagian ini berarti elemen inti menurut praktik panitia, tanpa maksud menyebut kewajiban regulasi. Tema mengikuti induk lembaga: madrasah mengikuti arahan Kemenag, lembaga di lingkungan NU juga memperhatikan tema PBNU, dan sekolah umum mengikuti arahan dinas pendidikan.
Tema Kemenag, yang diluncurkan Menteri Agama pada 22 September 2026, berbunyi “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. PBNU meluncurkan tema sendiri pada awal Oktober 2026, yaitu “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”. Lembaga di lingkungan NU juga perlu memeriksa pedoman pelaksanaan dari PBNU untuk tahun ini. Penjelasan makna dan perbedaan keduanya ada di artikel kami tentang tema resmi Kemenag dan tema PBNU, sehingga di sini cukup dibahas cara menuliskannya pada poster.
| Elemen | Isi yang benar | Catatan |
|---|---|---|
| Judul dan tahun | “Hari Santri 2026” atau nama acara disertai 2026 | Elemen terbesar di poster. Tahun wajib 2026. |
| Tema | Tema induk lembaga, dikutip persis. Kemenag: “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. PBNU: “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”. | Tulis dalam tanda kutip, tanpa disingkat, dan beri label penyelenggara bila poster memuat lebih dari satu tema. |
| Hari dan tanggal | Kamis, 22 Oktober 2026, atau tanggal kegiatan sekolah jika berbeda | Tulis hari dan tanggal lengkap. |
| Waktu | Sesuai jadwal sekolah (WIB/WITA/WIT) | Menurut Katadata, upacara serentak yang dipandukan Kemenag dimulai pukul 07.00 waktu setempat. Sekolah menyesuaikan jam sendiri. |
| Lokasi | Lapangan, aula, atau titik kumpul | Wajib untuk pawai dan lomba. |
| Penyelenggara | Nama sekolah, madrasah, atau PKBM beserta logo lembaga | Logo lembaga diletakkan terpisah dari logo resmi Hari Santri. |
| Ajakan | Satu kalimat: hadir, daftar, atau hubungi | Satu ajakan saja. Cantumkan kontak atau QR bila perlu. |
| Logo resmi | Berkas asli dari laman unduhan Kemenag | Ketentuan penerapan ada di bagian “Memakai Logo Resmi pada Poster” di bawah. |
Ukuran huruf mengikuti urutan mata pembaca. Orang yang melintas di koridor atau menggulir status WhatsApp menangkap judul lebih dulu, kemudian tanggal dan lokasi, dan baru setelah itu nama penyelenggara serta ajakan. Karena itu judul mendapat huruf terbesar, sedangkan tanggal dan lokasi berada satu tingkat di bawahnya. Poster yang memberi ukuran sama pada semua teks memaksa pembaca menyusun sendiri informasinya, dan kebanyakan tidak mau repot.
Risiko yang perlu diantisipasi adalah tema yang tertukar dan berkas lama yang dipakai ulang. Tema berganti setiap tahun. Peringatan 2025 mengusung “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” versi Kemenag, sedangkan tema PBNU pada tahun yang sama hanya berbeda di kata terakhir, “Mulia” menggantikan “Dunia”. Selisih satu kata seperti itu lolos dengan mudah bila pemeriksa hanya membaca sekilas. Tema 2024 adalah “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”, dan poster tahun lalu yang hanya diganti tanggalnya akan tetap membawa tema, logo, serta nama berkas lama. Ketiganya harus diganti bersamaan.
Checklist Cek Sebelum Cetak
Kesalahan pada poster sering baru ditemukan setelah cetakan datang, ketika memperbaikinya berarti membayar dua kali. Tabel berikut dirancang sebagai lembar kerja panitia. Cetak, bagi tugas pemeriksaan, dan tandai satu per satu sebelum berkas dikirim ke percetakan.
| No. | Yang diperiksa | Cara memeriksa | Siapa |
|---|---|---|---|
| 1 | Ejaan “Hari Santri” (kapital pada H dan S) | Nama dalam Keppres Nomor 22 Tahun 2015 adalah “Hari Santri”; “Hari Santri Nasional” lazim dipakai sehari-hari. Pilih satu dan samakan di seluruh materi. | Pemeriksa teks |
| 2 | Tahun 2026 | Cek judul, tema, dan nama berkas. Cari sisa angka 2025 atau 2024. | Pemeriksa teks |
| 3 | Kutipan tema | Cocokkan huruf kapital, tanda baca, dan kata terakhir dengan sumber resmi. Tanpa singkatan dan parafrase. Media pun tidak seragam memakai koma pada tema Kemenag 2025, jadi rujuk teks surat edaran. | Pemeriksa teks |
| 4 | Kesesuaian tema dengan induk lembaga | Tema Kemenag, PBNU, atau arahan dinas. Dua tema pada satu poster harus diberi label penyelenggara. | Pembina OSIS/OSIM atau wakil kepala sekolah/madrasah bidang kesiswaan |
| 5 | Hari dan tanggal | Cocokkan dengan kalender: Kamis, 22 Oktober 2026. | Sekretaris panitia |
| 6 | Jam, lokasi, titik kumpul | Konfirmasi ulang ke penanggung jawab acara. | Sekretaris panitia |
| 7 | Nama acara, penyelenggara, pejabat | Periksa salah ketik, termasuk nama kepala sekolah/madrasah atau pembina dan gelarnya. | Pemeriksa teks |
| 8 | Logo resmi | Berasal dari berkas asli, proporsi dan warna utuh, versi putih atau hitam sesuai latar. | Desainer dan pemeriksa |
| 9 | Kontras dan ukuran huruf | Lihat dari jarak pasang yang direncanakan. Kontras teks terhadap latar sebaiknya minimal 4,5:1. | Desainer dan pemeriksa |
| 10 | Resolusi gambar | Perbesar ke 100% pada ukuran cetak. Tidak boleh ada gambar pecah. | Desainer |
| 11 | Margin aman | Teks penting berada di dalam margin sehingga tidak terpotong saat pemotongan di percetakan. | Desainer |
| 12 | Lisensi aset | Foto, ilustrasi, dan font berlisensi atau buatan sendiri. Catat sumbernya. | Desainer |
| 13 | Kontak dan QR | Pindai QR dari layar dan dari cetakan uji. Hubungi nomor yang tercantum. | Pemeriksa |
| 14 | Persetujuan berkas final | Pembina OSIS/OSIM atau wakil kepala sekolah/madrasah bidang kesiswaan menyetujui satu berkas final, misalnya poster-hari-santri-2026-final-v2.pdf. | Pembina OSIS/OSIM atau wakil kepala bidang kesiswaan |
| 15 | Uji cetak | Cetak satu lembar A4 dan baca ulang di atas kertas sebelum cetak massal. | Panitia |
Pembuat desain sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pemeriksa. Setelah berjam-jam di depan layar, ia membaca apa yang ia maksudkan, bukan apa yang tertulis, sehingga salah ketik pada tahun atau nama penyelenggara mudah lolos. Pemeriksa kedua cukup membaca dengan daftar di atas dan tidak perlu paham desain.
Contoh Poster Hari Santri: Teks per Jenis Acara
Yang dicari pembaca berbeda-beda menurut jenis acara. Peserta upacara perlu tahu seragam, peserta pawai perlu tahu titik kumpul, peserta lomba perlu tahu batas pendaftaran. Empat contoh berikut memakai penanda [...] untuk bagian yang harus diisi panitia.
Daftar jenis kegiatan dan kalimat ucapan untuk media sosial bisa dilihat dalam pembahasan Hari Santri Nasional di artikel kami.

Upacara atau apel
- Judul: UPACARA HARI SANTRI 2026
- Info: Kamis, 22 Oktober 2026 | [pukul] | Lapangan [nama sekolah]
- Keterangan: Peserta seluruh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Seragam [jenis seragam].
- Penyelenggara: [nama sekolah]

Pawai
- Judul: PAWAI HARI SANTRI 2026
- Info: Kamis, 22 Oktober 2026 | Kumpul [pukul] di [titik kumpul] | Rute [dari] sampai [ke]
- Keterangan: Peserta kelas [..], didampingi wali kelas. Bawa [perlengkapan].
- Penyelenggara: [nama sekolah] bersama [pengurus lingkungan, bila ada]

Lomba
- Judul: LOMBA [PIDATO / CERDAS CERMAT SEJARAH / KALIGRAFI] HARI SANTRI 2026
- Info: Pendaftaran [tanggal] sampai [tanggal] ke [nama dan kontak] | Pelaksanaan [tanggal, tempat]
- Keterangan: Kategori [kelas atau jenjang]. Kriteria penilaian [tiga kriteria singkat].
- Ajakan: Daftarkan kelasmu sebelum [batas waktu].

Pengumuman
- Judul: PENGUMUMAN PERINGATAN HARI SANTRI 2026
- Isi: Kamis, 22 Oktober 2026 adalah hari kerja biasa, kegiatan belajar tetap berjalan. Upacara dimulai pukul [..] dan peserta hadir paling lambat [..]. Informasi lengkap di [tautan atau QR].
Blok pengumuman cocok untuk grup wali murid. Bila sekolah juga membutuhkan pemberitahuan tertulis, siapkan bersamanya contoh surat pemberitahuan kegiatan ke orang tua agar isi poster dan isi surat tidak saling bertentangan.
Subjudul dan ajakan siap pakai
Poster sering membutuhkan satu baris subjudul atau ajakan di bawah judul. Sembilan contoh berikut ditulis untuk keperluan itu.
- Dari bangku kelas untuk negeri
- Belajar yang tekun, mengabdi yang tulus
- Ilmu dan adab berjalan bersama
- Kenali santri, kenali perjalanan bangsa
- Hadir di upacara, hormati jasa para santri
- Daftarkan kelasmu, ramaikan lomba
- Berbaris rapi, melangkah bersama
- Satu kelas, satu karya
- Kamis, 22 Oktober: jangan sampai terlambat
Sembilan contoh di atas adalah tagline sekolah dan tidak boleh tampil seolah tema resmi, apa pun jenis posternya. Tema selalu berada dalam tanda kutip dan diberi label penyelenggara, sedangkan tagline sekolah ditempatkan terpisah dengan gaya huruf yang berbeda. Wali murid yang melihat dua kalimat bertema berdampingan tanpa label akan menganggap salah satunya keliru.
Versi Poster per Jenjang
Poster yang sama tidak bisa dipakai untuk kelas satu SD dan warga belajar Paket C. Perbedaannya ada pada panjang teks, kepadatan informasi, dan nada visual. Isi wajibnya tetap delapan elemen di atas.
| Jenjang | Karakter visual | Panjang teks | Yang ditekankan |
|---|---|---|---|
| SD/MI | Kartun orisinal, huruf besar dan tebal, maksimal tiga warna utama | Judul sekitar 8 kata, tanpa paragraf | Ajakan sederhana dan tanggal |
| SMP/MTs | Ilustrasi flat atau semi-kartun | Satu subjudul dan 2–3 baris keterangan | Info lengkap, bisa memuat tagline peserta didik |
| SMA/MA | Tipografi dominan, foto dokumentasi dengan izin | Judul, subjudul, timeline bila ada beberapa sesi | Rangkaian acara, satu kalimat konteks |
| PKBM | Kontras tinggi, huruf lebih besar | Informasi praktis, nada netral | Hari tutorial, jam, ruang |
Poster Hari Santri Kartun untuk Anak SD/MI
Pembacanya anak-anak yang berdiri di depan mading, jadi keterbacaan dari jauh jadi prioritas. Pakai ilustrasi kartun besar, huruf tebal, tiga warna utama paling banyak, dan judul tidak lebih dari kira-kira delapan kata. Tidak perlu paragraf. Cukup tanggal, tempat, dan satu ajakan sederhana. Karakter yang aman dan mudah digambar adalah anak-anak berseragam, bendera Merah Putih, buku, dan siluet masjid. Hindari menggambarkan tokoh ulama atau pahlawan dalam bentuk kartun; sebagian lembaga menghindarinya demi kepatutan.
Jika poster dibuat oleh peserta didik
Banyak sekolah menjadikan poster sebagai tugas seni atau lomba antarkelas. Lima langkah berikut dapat diarahkan oleh wali kelas.
- Minta setiap peserta didik menentukan satu pesan tunggal sebelum mulai menggambar.
- Minta sketsa tata letak dengan pensil, lengkap dengan letak judul dan gambar utama.
- Arahkan penulisan judul yang pendek dengan huruf besar yang terbaca dari jarak beberapa langkah.
- Batasi palet warna agar hasilnya tidak ramai.
- Sediakan waktu untuk pemeriksaan ejaan, tahun, dan tanggal secara berpasangan sebelum karya dikumpulkan.
Untuk penilaian, rubrik sederhana berikut cukup dan mudah diterapkan wali kelas. Setiap kriteria dinilai 1–4.
| Kriteria | Yang dinilai |
|---|---|
| Kesesuaian pesan | Pesan jelas dan sesuai dengan peringatan Hari Santri |
| Keterbacaan | Judul dan informasi inti terbaca dari jarak pandang yang wajar |
| Kerapian | Tata letak seimbang, warna tidak berlebihan, tulisan rapi |
| Kreativitas | Gagasan visual dan cara menyampaikan pesan |
| Orisinalitas | Karya sendiri, tidak meniru poster lain |
SMP/MTs
Peserta didik jenjang ini mampu mencerna informasi yang lebih lengkap. Ilustrasi flat atau semi-kartun cocok, dilengkapi satu subjudul dan dua sampai tiga baris keterangan. Poster dari kelas lomba sering memuat tagline karya peserta didik, yang bagus selama tampil terpisah dari tema resmi.
SMA/MA
Tipografi bisa memegang peran utama. Foto dokumentasi sekolah boleh dipakai bila subjeknya sudah memberi izin, terutama untuk foto yang menampilkan wajah peserta didik. Bila acaranya terdiri dari beberapa sesi, sediakan ruang timeline. Satu kalimat konteks masih wajar di jenjang ini, dan uraian latar peringatan ini cukup dirujuk tanpa perlu dimuat di poster.
PKBM
Warga belajar PKBM berusia beragam, jadi pakai kontras tinggi dan huruf lebih besar, dengan informasi praktis di depan, yaitu hari tutorial, jam, dan ruang. Nadanya dewasa dan netral. Sebut Paket A, B, atau C hanya bila acaranya memang berbeda untuk tiap paket. Siapkan juga versi yang tetap terbaca bila difotokopi hitam putih.
Untuk sekolah umum atau PKBM dengan peserta beragam latar, ikuti arahan dinas pendidikan setempat dan tekankan sisi kebangsaan. Cukup satu kalimat konteks sejarah di poster.
Ukuran dan Format Poster
Berkas yang rapi di layar sering gagal di percetakan karena ukuran dan mode warna. Percetakan umumnya memakai ukuran seri A (ISO 216), dan untuk poster sekolah tiga ukuran berikut sudah mencakup sebagian besar kebutuhan.
| Ukuran | Dimensi | Pemakaian umum |
|---|---|---|
| A4 | 210 Ă— 297 mm | Selebaran kelas, papan pengumuman kecil, uji cetak |
| A3 | 297 Ă— 420 mm | Poster utama di mading dan koridor |
| A2 | 420 Ă— 594 mm | Titik strategis atau lobi |
Parameter teknis yang lazim mencakup bleed 3 mm di semua sisi, margin aman sekitar 10 mm dari tepi (saran umum yang perlu dicocokkan dengan percetakan), resolusi 300 dpi untuk gambar cetak, dan berkas PDF untuk dikirim ke percetakan dengan font disematkan atau diubah menjadi outline agar tidak berganti saat dibuka di komputer lain. Layar memakai ruang warna RGB, sedangkan mesin cetak memakai CMYK, sehingga hijau dan emas yang terang di layar bisa tampak lebih pudar di atas kertas. Tanyakan ke percetakan apakah mereka menginginkan berkas dalam CMYK, dan minta contoh cetak untuk poster dalam jumlah banyak. Untuk spanduk dan baliho, ukuran dan resolusi minimum berbeda di tiap percetakan, jadi tanyakan langsung. Untuk fotokopi hitam putih, siapkan versi kontras tinggi dan gunakan logo versi hitam.
Biaya cetak A3 dan A2 dalam jumlah banyak layak masuk rencana anggaran panitia. Bentuk penyusunannya bisa merujuk ke contoh proposal kegiatan sekolah.
| Rasio | Piksel | Pemakaian |
|---|---|---|
| 4:5 | 1080 Ă— 1350 | Unggahan feed |
| 3:4 | 1080 Ă— 1440 | Bila tampilan grid profil Instagram jadi prioritas |
| 1:1 | 1080 Ă— 1080 | Unggahan persegi, grup |
| 9:16 | 1080 Ă— 1920 | Cerita atau status |
Angka di atas adalah praktik yang umum dipakai dan dapat berubah mengikuti kebijakan platform, jadi cek ulang sebelum mengunggah. Pratinjau grid profil Instagram dilaporkan kini memotong unggahan ke rasio 3:4, sehingga teks penting sebaiknya diletakkan di bagian tengah gambar. Rancang di ukuran terbesar lalu turunkan ke rasio lain, dan periksa ulang posisi teks di tiap rasio karena antarmuka aplikasi bisa menutup bagian atas dan bawah gambar pada format cerita. Bila poster dikirim lewat WhatsApp, kirim sebagai dokumen agar kompresi otomatis tidak menurunkan ketajaman teks.
Cara Membuat Poster Hari Santri dengan Alat Desain
Alur pembuatannya sama di aplikasi presentasi, Canva, maupun perangkat desain lain, jadi langkah berikut sengaja tidak menyebut tombol tertentu.
- Tentukan jenis acara dan ukuran keluaran: cetak, media sosial, atau keduanya.
- Susun hierarki teks dari judul sampai ajakan.
- Pasang aset: logo resmi dari sumbernya, ilustrasi buatan sendiri atau berlisensi, dan font yang terbaca.
- Jalankan checklist sebelum cetak di bagian sebelumnya.
- Ekspor sesuai kebutuhan, PDF untuk cetak dan PNG untuk digital, lalu lakukan uji cetak.
Aplikasi berbasis AI boleh dipakai untuk menggali ide ilustrasi, tetapi semua teks yang muncul pada gambar hasil AI harus diperiksa ulang, karena huruf, ejaan, dan angka pada gambar semacam itu sering keliru. Jangan meminta AI membuat ulang logo resmi. Hasilnya bisa berbeda dari berkas aslinya.
Memakai Logo Resmi pada Poster
Logo layak dibahas tersendiri karena berkasnya beredar di banyak tempat dengan versi berbeda-beda, sehingga ketentuan penerapannya perlu dijelaskan. Makna dan unduhan logo ada di artikel kami tentang makna dan tautan unduh logo resmi. Sumber primernya adalah halaman unduhan logo Hari Santri 2026 di situs Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah. Per 12 Oktober 2026, halaman itu menyediakan PNG (versi default, putih, hitam, dan portrait, serta logo beserta tema versi putih), PDF logo, dan PDF filosofi logo.
Pada halaman unduhan tersebut kami tidak menemukan ketentuan pemakaian tertulis. Katadata melaporkan bahwa Kemenag mengajak berbagai pihak menyosialisasikan tema dan logo melalui laman resmi, media sosial, spanduk, baliho, dan standing banner. Praktik berikut berstatus saran penerapan, bukan aturan resmi:
- Pakai berkas asli dan jangan mengubah proporsi maupun warnanya.
- Pilih versi putih atau hitam sesuai kontras latar.
- Jangan menimpa logo dengan teks atau gambar, dan beri ruang kosong di sekelilingnya.
- Letakkan logo sekolah secara terpisah dan jangan lebih dominan dari judul peringatan.
Periksa juga PDF filosofi logo di halaman yang sama untuk ketentuan terbaru. Logo PBNU adalah logo yang terpisah dari logo Kemenag, sehingga lembaga di lingkungan NU sebaiknya memastikan logo mana yang menjadi acuan sebelum desain dikunci.
FAQ: Pertanyaan tentang Poster Hari Santri 2026
Apa saja isi poster Hari Santri yang baik?
Poster yang baik memuat delapan elemen: judul dengan tahun, tema yang dikutip persis, hari dan tanggal, waktu, lokasi, penyelenggara, satu ajakan, dan logo resmi. Susun dengan hierarki baca yang jelas: judul paling besar, tanggal dan lokasi di tingkat berikutnya, sisanya lebih kecil. Hiasan tambahan boleh selama tidak menutupi informasi inti.
Apakah tema Hari Santri harus ditulis di poster?
Dalam sumber yang kami periksa, tidak ada kewajiban eksplisit bagi poster sekolah untuk memuat tema, tetapi memuatnya dianjurkan. Kemenag mengajak berbagai pihak menyosialisasikan tema dan logo lewat laman resmi, media sosial, spanduk, baliho, dan standing banner, dan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2022 menyebutnya kegiatan yang “dapat dilakukan”. Periksa SE tahun ini untuk ketentuan yang berlaku.
Ukuran poster Hari Santri apa yang umum dipakai?
Untuk cetak, A4 dipakai untuk selebaran dan uji cetak, A3 untuk poster utama di mading dan koridor, dan A2 untuk titik strategis. Untuk digital, rasio 4:5 (1080 Ă— 1350 piksel) umum dipakai untuk feed, 1:1 untuk unggahan persegi, 9:16 untuk cerita atau status, dan 3:4 (1080 Ă— 1440) bila grid profil jadi prioritas.
Bagaimana membuat poster Hari Santri untuk anak SD?
Tentukan satu pesan tunggal, pakai judul pendek sekitar delapan kata, ilustrasi besar, dan maksimal tiga warna utama. Hindari paragraf dan jangan menggambarkan tokoh ulama atau pahlawan sebagai kartun. Bila dijadikan tugas, nilai dengan rubrik sederhana: kesesuaian pesan, keterbacaan, kerapian, kreativitas, dan orisinalitas.
Apakah poster Hari Santri boleh dicetak hitam putih?
Boleh, terutama untuk fotokopi pengumuman internal. Siapkan versi kontras tinggi, pakai logo versi hitam, dan hindari warna latar gelap yang menutup teks saat dicetak abu-abu. Uji cetak satu lembar dulu sebelum memperbanyak, karena warna yang tampak berbeda di layar sering menyatu pada hitam putih.
Bolehkah membuat poster dengan AI?
Boleh untuk menggali ide ilustrasi, tetapi semua teks pada gambar hasil AI wajib diperiksa ulang, mulai dari ejaan, tema, sampai tanggal. Jangan meminta AI membuat ulang logo resmi. Pakai berkas aslinya, dan catat alat serta ketentuan lisensi bila ilustrasi hasil AI dipakai pada materi resmi sekolah.
Apakah sekolah boleh memakai logo resmi Hari Santri di poster?
Kemenag menyediakan berkas logo untuk diunduh dan mengajak berbagai pihak menyosialisasikannya. Pakai berkas asli tanpa mengubah proporsi dan warna. Periksa halaman unduhan dan dokumen filosofi untuk ketentuan terbaru. Saat artikel ini ditulis, halaman unduhan belum memuat ketentuan pemakaian tertulis. Lembaga di lingkungan NU perlu memastikan logo acuannya.
Setelah Poster Terpasang
Begitu poster terpasang dan acara selesai, foto, berkas final, dan dokumentasi biasanya tersebar di ponsel beberapa orang, dan panitia tahun depan memulai dari nol lagi. Salah satu kebiasaan yang membantu memutus siklus itu adalah mempublikasikan poster dan pengumuman sebelum acara, lalu berita dan foto kegiatan sesudahnya, di satu tempat yang dikelola sekolah. Sekolah yang belum punya situs resmi bisa memulai dari aplikasi website sekolah. Dokumentasi yang tersimpan rapi juga memudahkan penyusunan contoh laporan kegiatan sekolah tanpa mengumpulkan ulang foto dari satu grup ke grup lain.
Dengan checklist yang sama dan berkas yang tersimpan rapi, poster tahun depan cukup diperbarui pada tiga bagian: tema, tahun, dan logo.
Referensi
Seluruh sumber di bawah ini diakses pada 12 Oktober 2026.
- Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah. “Logo Hari Santri 2026” (halaman unduhan berkas logo dan PDF filosofi). sulteng.kemenag.go.id
- iNews.id. “Kemenag Luncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026, Siapkan Rangkaian Acara hingga Oktober” (peluncuran tema Kemenag, 22 September 2026). inews.id
- RCTI+/Sindonews. “PBNU Luncurkan Tema dan Logo Hari Santri 2026, Ini Makna di Baliknya” (tema dan logo PBNU). rctiplus.com
- Katadata. “Hari Santri 2026: Jadwal Upacara, Tema, Logo dan Rangkaian Kegiatan” (upacara pukul 07.00, ajakan sosialisasi tema dan logo). katadata.co.id
- Kompas TV. “Tema Hari Santri 2025 dan Rangkaian Acaranya Dimulai 22 September” (tema Kemenag 2025). kompas.tv
- NU Online. “Waketum PBNU Ungkap Tema Hari Santri 2025” (tema PBNU 2025). nu.or.id
- NU Online. “Menteri Agama Luncurkan Tema hingga Logo Hari Santri 2024” (tema 2024). nu.or.id
- Suara.com. “Kemenag Rilis Logo, Tema, dan Theme Song Hari Santri 2024” (rujukan Keppres Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri). suara.com
- NU Online. “Ini Ketentuan Peringatan Hari Santri dari Kementerian Agama” (SE Menag Nomor 13 Tahun 2022). nu.or.id