Wayan Cahyono

Wayan Cahyono

✦ Founder e-ujian.id

Wayan Cahyono adalah Founder e-ujian.id, platform Computer Based Test (CBT), e-learning, dan digitalisasi sekolah yang digunakan oleh 6000+ sekolah dan lembaga pendidikan di Indonesia.

Ia memulai karier di industri teknologi pada 2011 dan memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam mengembangkan produk digital berskala besar, termasuk menjabat sebagai Direktur Operasional (COO) di salah satu perusahaan web hosting di Indonesia.

Sejak 2023, ia berfokus pada pengembangan teknologi pendidikan (EdTech) melalui e-ujian.id. Tulisannya berfokus pada transformasi digital sekolah, asesmen digital, pembelajaran digital, Learning Management System (LMS), serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

📍 Yogyakarta, Indonesia | LinkedIn

Fokus Penulisan

Transformasi Digital Sekolah, Digital Learning, Asesmen Digital

Topik Keahlian

CBT, e-learning, LMS, Manajemen Sekolah Digital

Pengalaman

10+ tahun industri teknologi, fokus EdTech sejak 2023

Artikel

308 Artikel Edukasi

Artikel oleh Wayan Cahyono

Berbagai artikel seputar transformasi digital sekolah, e-learning, dan teknologi pendidikan.

Digital Learning: Pengertian, Manfaat, Model, Teknologi, dan Implementasinya di Sekolah Indonesia

Hero ilustrasi Digital Learning

Dua puluh tahun lalu, “belajar” hampir selalu berarti duduk di bangku kelas, mendengarkan guru, dan mencatat di buku tulis. Hari ini, gambaran itu sudah jauh bergeser. Siswa bisa menonton video pembelajaran di ponsel saat perjalanan pulang, mengerjakan latihan soal lewat aplikasi, atau berdiskusi dengan teman sekelas melalui grup daring di luar jam sekolah. Ruang belajar tidak lagi dibatasi empat dinding kelas.

Tiga faktor utama mendorong pergeseran ini. Pertama, perluasan akses internet. Berdasarkan Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024 yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tingkat penetrasi internet nasional mencapai 79,5 persen dari total populasi, naik konsisten dari 64,8 persen pada 2018. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024 mencatat angka yang selaras: 72,78 persen penduduk usia 5 tahun ke atas telah mengakses internet, meningkat dari 69,21 persen pada tahun sebelumnya.

Read More

Tantangan Digitalisasi Sekolah di Indonesia: Hambatan, Solusi, dan Cara Mengatasinya

Hero Illustration - Tantangan Digitalisasi Sekolah

Digitalisasi sekolah sering dipandang sebagai langkah penting menuju pengelolaan pendidikan yang lebih efisien dan modern. Banyak orang mengira persoalannya hanya soal menyediakan komputer, jaringan internet, atau aplikasi pembelajaran. Padahal, pengalaman banyak sekolah menunjukkan bahwa tantangan terbesar justru muncul setelah teknologi itu tersedia.

Sistem yang tidak digunakan secara optimal, guru yang belum percaya diri mengoperasikan aplikasi baru, data yang tersebar di berbagai sistem yang tidak saling terhubung, hingga biaya pemeliharaan yang terlupakan, semuanya bisa membuat investasi digital sekolah tidak memberikan dampak yang diharapkan.

Read More

Manfaat Digitalisasi Sekolah: Efisiensi, Pembelajaran, dan Keputusan Berbasis Data

hero manfaat digitalisasi-sekolah

Setiap pagi, seorang wali kelas biasanya sudah menghadapi tiga pekerjaan sekaligus sebelum bel berbunyi: mengecek kehadiran, menyiapkan materi, dan merapikan laporan yang belum selesai semalam. Di ruang guru, tumpukan berkas nilai, presensi, dan administrasi kurikulum masih jadi pemandangan umum di banyak sekolah Indonesia.

Fenomena ini bukan cerita satu-dua sekolah. Sejumlah riset lapangan menunjukkan bahwa beban administratif guru memang nyata membebani waktu mengajar. Berbagai kajian mengenai beban administratif guru menunjukkan bahwa di sejumlah sekolah, terutama yang memiliki keterbatasan tenaga administrasi, guru masih harus menangani berbagai pekerjaan non-pengajaran seperti pengelolaan data dan pelaporan sekolah—pekerjaan yang sering dibawa pulang hingga larut malam. Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Sindoro Cendikia Pendidikan (2025) menemukan bahwa tekanan administrasi yang tinggi secara langsung memotong waktu persiapan mengajar dan memicu kelelahan fisik maupun emosional pada guru.[^1]

Read More

Digitalisasi Sekolah di Indonesia: Pengertian, Manfaat, Contoh, dan Tahapan Menuju Sekolah Digital

hero digitalisasi sekolah Indonesia

Setiap hari, sebuah sekolah menghasilkan ribuan catatan: absensi siswa, nilai ulangan, tagihan SPP, jadwal mengajar, hingga korespondensi dengan orang tua. Di banyak sekolah, catatan-catatan itu masih tersebar di buku besar, folder komputer yang berbeda-beda, atau aplikasi yang tidak saling terhubung satu sama lain. Ketika data tersebut masih dikelola secara manual, sekolah akan kesulitan menjaga efisiensi dan mengambil keputusan secara cepat.

Digitalisasi sekolah menjadi pendekatan penting untuk menjawab persoalan tersebut. Digitalisasi sekolah adalah salah satu langkah krusial dalam modernisasi pendidikan Indonesia, yaitu proses mengubah berbagai aktivitas sekolah yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi sistem berbasis teknologi digital yang lebih efisien, transparan, dan mudah dikelola.

Read More

Transformasi Digital Sekolah Indonesia: Dari Digitalisasi Administrasi Menuju Sekolah Berbasis Data dan AI

hero transformasi digital sekolah indonesia

Dua puluh tahun lalu, ruang kepala sekolah dipenuhi tumpukan map, buku induk yang ditulis tangan, dan rapat guru berjam-jam hanya untuk memutuskan hal-hal yang sebenarnya bisa dijawab oleh data dalam hitungan detik. Hari ini, di gedung yang sama, nilai siswa masuk otomatis ke sistem begitu guru selesai menginput, orang tua memantau kehadiran anaknya dari ponsel sambil menunggu jemputan, dan ujian tidak lagi berarti ratusan lembar kertas yang harus difotokopi lalu dikoreksi manual satu per satu.

Perubahan ini tidak datang dalam satu malam. Ia berjalan pelan, hampir tidak disadari, sampai pada satu titik sekolah-sekolah menyadari bahwa cara mereka mengajar, mengelola, dan melayani sudah berubah total dibanding satu dekade lalu. Inilah yang disebut transformasi digital sekolah — dan bagi banyak kepala sekolah, yayasan, serta dinas pendidikan, pertanyaannya bukan lagi “apakah perlu berubah”, melainkan “ke arah mana perubahan ini harus diarahkan”.

Read More