Wayan Cahyono

Wayan Cahyono

Founder e-ujian.id

Wayan Cahyono adalah Founder e-ujian.id, platform Computer Based Test (CBT), e-learning, dan digitalisasi sekolah yang digunakan oleh 6000+ sekolah dan lembaga pendidikan di Indonesia.

Ia memulai karier di industri teknologi pada 2011 dan memiliki pengalaman lebih dari satu dekade dalam mengembangkan produk digital berskala besar, termasuk menjabat sebagai Direktur Operasional (COO) di salah satu perusahaan web hosting di Indonesia.

Sejak 2023, ia berfokus pada pengembangan teknologi pendidikan (EdTech) melalui e-ujian.id. Tulisannya berfokus pada transformasi digital sekolah, asesmen digital, pembelajaran digital, Learning Management System (LMS), serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

📍 Yogyakarta, Indonesia | LinkedIn

Fokus Penulisan

Transformasi Digital Sekolah, Digital Learning, Asesmen Digital

Topik Keahlian

CBT, e-learning, LMS, Manajemen Sekolah Digital

Pengalaman

10+ tahun industri teknologi, fokus EdTech sejak 2023

Artikel

306 Artikel Edukasi

Artikel oleh Wayan Cahyono

Berbagai artikel seputar transformasi digital sekolah, e-learning, dan teknologi pendidikan.

Poster 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Download Gratis PDF & JPG Siap Cetak

Poster 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat - unduh gratis desain poster format PDF dan JPG siap cetak untuk kelas, dari e-ujian.id

Di halaman ini Anda bisa mengunduh gratis 7 desain poster Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, lengkap dalam format PDF resolusi cetak dan JPG siap pakai. Poster-poster ini dirancang supaya bisa langsung ditempel di dinding kelas, mading, atau area sekolah lain tanpa perlu edit ulang. Kalau Anda belum familier dengan program di baliknya, ada baiknya membaca dulu pengertian lengkap 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat — tapi kalau Anda sudah tahu dan hanya butuh filenya, langsung saja gulir ke bawah.

Read More

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Sekolah: Dasar Hukum, Cara Penerapan, dan Alur Pelaporannya

Infografis panduan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah: dasar hukum, cara penerapan, dan alur pelaporan untuk kepala sekolah dan guru

Bagi sekolah, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat — atau nama resminya di surat edaran, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat — bukan lagi sekadar imbauan yang boleh diikuti atau dilewatkan. Sejak awal 2025, gerakan ini dipayungi surat edaran resmi lintas kementerian, punya mekanisme pemantauan berjenjang, dan wajib dilaporkan hasilnya ke pemerintah pusat setiap tahun. Artinya, kepala sekolah dan guru tidak hanya dituntut menjalankan tujuh kebiasaan itu di kelas, tapi juga memastikan pelaksanaannya tercatat, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan secara administratif.

Kalau Anda belum familier dengan apa saja tujuh kebiasaan itu dan mengapa pemerintah menggagasnya, sebaiknya baca dulu pengertian lengkap dan daftar 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Artikel ini fokus pada satu hal saja: bagaimana sekolah menjalankannya secara teknis, mulai dari dasar hukum yang jadi rujukan, langkah-langkah konkret di lapangan, sampai cara melapor ke dinas pendidikan.

Read More

7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Pengertian, Daftar & Penerapannya

7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat - gerakan resmi Kemendikdasmen untuk pendidikan karakter anak Indonesia

7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah gerakan pendidikan karakter dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengajak anak-anak Indonesia membiasakan tujuh perilaku positif setiap hari, yaitu: (1) Bangun Pagi, (2) Beribadah, (3) Berolahraga, (4) Makan Sehat dan Bergizi, (5) Gemar Belajar, (6) Bermasyarakat, dan (7) Tidur Cepat. Ketujuh kebiasaan ini bukan sekadar slogan, melainkan kebijakan nasional yang kini menjadi bagian dari rutinitas ratusan ribu sekolah di seluruh Tanah Air.

Bagi sebagian orang, tujuh kata di atas mungkin terdengar sederhana, bahkan terlalu sederhana untuk disebut “gerakan nasional”. Tapi coba tanyakan pada guru yang setiap pagi harus membujuk muridnya bangun tepat waktu, atau kepala sekolah yang diminta melaporkan pelaksanaan kebiasaan ini ke dinas pendidikan setiap semester: di baliknya ada satu keyakinan besar bahwa perubahan bangsa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan berulang-ulang, bukan dari kurikulum yang rumit.

Read More

Contoh Prota dan Promes Kurikulum Merdeka (SD, SMP, SMA)

Contoh Prota dan Promes Kurikulum Merdeka untuk SD, SMP, dan SMA — siap diunduh format DOCX dan PDF

Halaman ini berisi kumpulan contoh Prota dan Promes Kurikulum Merdeka yang siap dipakai dan bisa diunduh gratis, tersedia untuk jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK dalam format Word (docx) maupun PDF.

Sebelum masuk ke contoh-contohnya, perlu ditegaskan satu hal penting: seluruh contoh di bawah ini adalah kerangka format, bukan dokumen jadi yang bisa langsung dipakai apa adanya. Isinya tetap perlu disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan kalender pendidikan di sekolah masing-masing — sejalan dengan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, yang menegaskan bahwa setiap kegiatan pembelajaran wajib direncanakan guru sesuai kondisi riil satuan pendidikannya, bukan sekadar menyalin dokumen dari sekolah lain.

Kalau Anda belum familiar dengan apa itu Prota, fungsi, dan cara menyusunnya dari nol, sebaiknya baca dulu Prota adalah: pengertian, fungsi, dan cara membuatnya agar konteks contoh-contoh di bawah ini lebih mudah dipahami.

Read More

Prota dan Promes Kurikulum Merdeka: Perbedaan & Hubungannya

Prota dan Promes Kurikulum Merdeka: perbedaan Program Tahunan dan Program Semester (Prosem) untuk guru

Prota dan Promes adalah dua dokumen perencanaan pembelajaran yang saling berkaitan tapi berbeda: Prota mencakup satu tahun ajaran, sedangkan Promes (atau Prosem) mencakup satu semester. Keduanya wajib disusun secara berurutan, karena satu menjadi dasar bagi yang lain.

Prota (Program Tahunan) adalah dokumen yang berisi alokasi waktu pembelajaran untuk satu tahun ajaran penuh, disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang berlaku di fase tersebut. Sifatnya masih garis besar — berfungsi sebagai pedoman umum sebelum dijabarkan lebih rinci. Kalau Anda butuh penjelasan lengkap soal fungsi, komponen, dan cara menyusunnya, silakan baca Prota adalah: pengertian, fungsi, dan cara membuatnya.

Promes (Program Semester) adalah penjabaran dari Prota untuk kurun waktu satu semester, berisi rincian materi dan alokasi waktu yang lebih operasional — biasanya sampai ke tingkat mingguan atau bulanan. Promes juga kerap disingkat Prosem (Program Semester) — keduanya merujuk pada dokumen yang sama, hanya beda istilah yang biasa dipakai antarsekolah atau antardaerah.

Read More