Perbedaan TKA, AN, dan ANBK: Panduan Lengkap Memahami Sistem Asesmen Pendidikan Indonesia (2026)

Ilustrasi artikel PerbedaanTKA, AN dan ANBK

Kalau belakangan ini Anda merasa istilah asesmen pendidikan makin membingungkan, Anda tidak sendirian. TKA, AN, ANBK, AKM, Sulingjar, SHTKA โ€” semuanya muncul hampir bersamaan, dan tidak jarang tertukar satu sama lain, bahkan di kalangan guru dan operator sekolah. Wajar saja, karena sejak 2025โ€“2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memang sedang merombak sistem evaluasi pendidikan nasional, lengkap dengan istilah-istilah barunya.

Artikel ini dibuat untuk satu tujuan: menjadi peta besar yang menjelaskan bagaimana TKA, AN, dan ANBK saling berhubungan dalam satu sistem โ€” bukan sekadar mengulang definisi masing-masing. Setelah membaca artikel ini, Anda akan tahu persis mana yang wajib, mana yang sukarela, mana yang menentukan nilai siswa, dan mana yang dipakai untuk SPMB.

Daftar Isi

Definisi Resmi

Secara resmi menurut Kemendikdasmen:

  • TKA adalah asesmen terstandar yang mengukur capaian akademik individu murid pada mata pelajaran tertentu, bersifat sukarela dan bukan syarat kelulusan (Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025).
  • AN adalah program evaluasi yang memotret mutu input, proses, dan output pembelajaran di setiap satuan pendidikan, mengukur hasil belajar kognitif, nonkognitif, dan kualitas lingkungan belajar (Permendikdasmen No. 9 Tahun 2026).
  • ANBK adalah sebutan umum untuk seluruh rangkaian ujian dan survei berbasis komputer yang diselenggarakan Kemendikdasmen, menaungi pelaksanaan TKA dan AN (Kepmendikdasmen No. 56 Tahun 2026).

Perbedaan TKA, AN, dan ANBK Secara Singkat

IstilahFungsi Utama
ANBKPayung istilah untuk seluruh sistem ujian & survei berbasis komputer Kemendikdasmen โ€” menaungi TKA dan AN.
TKAMengukur capaian akademik individu siswa; sukarela; hasilnya SHTKA, dipakai untuk SPMB jalur prestasi.
ANMengukur mutu satuan pendidikan secara agregat; hasilnya masuk Rapor Pendidikan sekolah, bukan rapor siswa.

Dalam Satu Kalimat

  • TKA = tes akademik individu yang sukarela, hasilnya sertifikat pribadi (SHTKA) yang bisa dipakai untuk SPMB.
  • AN = evaluasi mutu sekolah secara nasional, hasilnya Rapor Pendidikan, bukan nilai pribadi siswa.
  • ANBK = istilah payung untuk keseluruhan sistem ujian dan survei berbasis komputer yang menaungi TKA dan AN.

Kenapa Banyak Orang Masih Menyamakan TKA, AN, dan ANBK?

Di lapangan, ketiga istilah ini sering dianggap sama karena tiga alasan. Pertama, ketiganya sama-sama berbasis komputer dan dikerjakan di ruang yang sama, kadang bahkan di sesi ujian yang sama. Kedua, ANBK sudah terlanjur populer sebagai “nama besar” sejak beberapa tahun terakhir, sehingga saat pemerintah memperkenalkan TKA dan AN sebagai dua istilah terpisah, masyarakat masih menyebutnya dengan nama lama. Ketiga, kebijakannya sendiri berubah cukup cepat โ€” bahkan pada 2026, aturan soal hubungan TKA dan AN diperbarui lagi lewat regulasi baru.

Tahukah Anda? Istilah “ANBK pengganti UN” sebenarnya kurang tepat. Yang menggantikan fungsi UN sebagai pengukur capaian individu siswa adalah TKA, sementara ANBK sendiri sudah ada sejak 2021 sebagai wadah pelaksanaan AN, jauh sebelum TKA lahir.

Kabar baiknya, begitu Anda memahami peran masing-masing istilah, kebingungan ini hilang dengan cepat. Mari kita telusuri dari mana istilah-istilah ini berasal.

Timeline: Bagaimana Istilah Ini Berevolusi

Perubahan istilah dalam dunia asesmen pendidikan Indonesia mengikuti alur yang cukup logis. Pembahasan lengkapnya ada di Sejarah UN hingga TKA: Evolusi Sistem Asesmen Pendidikan Indonesia, tapi berikut ringkasannya:

  1. Ujian Nasional (UN) โ€” ujian kelulusan berbasis kertas, lalu berbasis komputer (UNBK), yang dulu menentukan lulus-tidaknya siswa.
  2. UN dihapus, ANBK & AN lahir (2021) โ€” berdasarkan Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021, UN diganti Asesmen Nasional (AN) yang dilaksanakan lewat sistem ANBK, dengan tiga instrumen: AKM, Survei Karakter, dan Sulingjar. Fokusnya bergeser dari kelulusan individu ke pemetaan mutu sekolah, dengan peserta berbasis sampel.
  3. TKA diperkenalkan (2025) โ€” berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, TKA hadir sebagai instrumen baru untuk mengukur capaian akademik individu siswa, mengisi kekosongan yang muncul setelah UN dihapus. Berbeda dengan UN, TKA bersifat sukarela dan bukan syarat kelulusan.
  4. TKA dan AN diintegrasikan (2026) โ€” berdasarkan Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 dan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 (yang menggantikan Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021), pelaksanaan TKA dan AN digabung dalam satu rangkaian ujian, dengan peserta dipindah seluruhnya ke kelas akhir (kelas 6 SD, kelas 9 SMP, kelas 12 SMA/SMK).

Peta Regulasi Singkat

Permendikdasmen No. 9/2025  โ†’ melahirkan TKA
Permendikdasmen No. 9/2026  โ†’ mengubah & memperbarui AN (gantikan Permendikbudristek No. 17/2021)
Kepmendikdasmen No. 56/2026 โ†’ mengintegrasikan pelaksanaan TKA + AN dalam satu rangkaian ujian

Jadi, ANBK tidak “hilang” โ€” istilah itu tetap dipakai sebagai sebutan sehari-hari untuk keseluruhan rangkaian ujian dan survei berbasis komputer yang diselenggarakan Kemendikdasmen. Yang berubah adalah komponen resminya: mulai 2026, ANBK secara teknis terdiri dari dua nama resmi, yaitu TKA dan AN.

Memahami Hubungan TKA, AN, dan ANBK dalam Satu Sistem

Inilah bagian yang paling sering bikin bingung, jadi mari kita luruskan dengan jelas.

ANBK bukan program tersendiri yang sejajar dengan TKA dan AN. ANBK adalah payung istilah โ€” sebutan umum untuk seluruh rangkaian ujian dan survei berbasis komputer yang diselenggarakan Kemendikdasmen. Di bawah payung itu, sejak 2026 ada dua komponen resmi menurut Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional:

  • TKA โ€” mengukur capaian akademik individu siswa pada mata pelajaran yang diujikan dalam TKA (Bahasa Indonesia yang digabung Literasi Membaca, Matematika yang digabung Numerasi, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran pilihan sesuai jurusan, mengacu pada Kerangka Asesmen TKA resmi). Hasilnya milik siswa secara pribadi, dalam bentuk Sertifikat Hasil TKA (SHTKA).
  • AN โ€” mengukur mutu satuan pendidikan secara keseluruhan, melalui data kognitif (AKM, yang kini diambil dari hasil TKA menggunakan penskoran Item Response Theory), Survei Karakter, dan Sulingjar. Hasilnya masuk ke Rapor Pendidikan sekolah, bukan rapor individu siswa.

Yang membuat sistem 2026 ini unik adalah prinsip “1 Instrumen, 2 Fungsi”: siswa kelas akhir mengerjakan satu rangkaian soal yang sama, tetapi data mentahnya diolah menjadi dua output berbeda secara bersamaan โ€” skor AKM untuk kebutuhan evaluasi sekolah (AN), dan sertifikat capaian individu untuk siswa (TKA). Dengan kata lain, AN tidak lagi dilaksanakan terpisah untuk murid kelas akhir; begitu siswa mengerjakan TKA, seluruh komponen AN otomatis terkumpul dalam pelaksanaan yang sama.

Infografis perbedaan TKA, AN, dan ANBK tahun 2026 yang menjelaskan hubungan ANBK sebagai sistem pelaksanaan, TKA sebagai asesmen akademik individu, dan AN sebagai evaluasi mutu sekolah beserta alur Dapodik, SHTKA, AKM, Rapor Pendidikan, dan SPMB.

Berikut versi teks dari struktur hubungannya, agar tetap mudah dipahami baik oleh pembaca maupun mesin pencari:

Kemendikdasmen
      โ”‚
    ANBK (payung istilah)
      โ”‚
  โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”ดโ”€โ”€โ”€โ”€โ”
 TKA        AN
(individu) (mutu sekolah)
              โ”‚
      โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ผโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
     AKM  Survei Karakter  Sulingjar

Singkatnya, kalau ada yang bertanya “TKA itu bagian dari ANBK atau AN itu bagian dari ANBK?” โ€” jawabannya: keduanya bagian dari ANBK, sejajar, dengan fungsi yang sama sekali berbeda satu sama lain, meski dikerjakan dalam satu rangkaian ujian.

Tabel Hubungan Semua Istilah

Selain TKA, AN, dan ANBK, ada beberapa istilah pendukung yang sering muncul berdampingan. Berikut peta hubungannya agar tidak tertukar:

IstilahBerkaitan dengan
TKASHTKA, SPMB, mata pelajaran wajib & pilihan
ANAKM, Survei Karakter, Sulingjar, Rapor Pendidikan
ANBKPayung dari TKA + AN
AKMLiterasi Membaca + Numerasi, komponen kognitif AN
SulingjarKomponen nonkognitif AN, diisi guru & kepala sekolah
SHTKAOutput resmi TKA untuk siswa
Rapor PendidikanOutput resmi AN untuk sekolah
DapodikSumber data registrasi peserta TKA & AN
SPMBSistem seleksi yang memanfaatkan hasil TKA (jalur prestasi)
Item Response Theory (IRT)Metode penskoran yang mengubah satu data mentah TKA menjadi dua output (skor AKM & sertifikat individu)

Proses registrasi peserta TKA dan AN sendiri bersumber dari data Dapodik sekolah, sementara hasil TKA terhubung otomatis ke sistem SPMB lewat integrasi API, sehingga sekolah tidak perlu mengunggah data secara manual.

Apa Itu ANBK?

ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) adalah sebutan umum untuk keseluruhan sistem ujian dan survei digital yang dikembangkan Kemendikdasmen untuk mengevaluasi pendidikan dasar dan menengah. ANBK bukan nama sebuah tes tunggal atau nama sebuah aplikasi, melainkan platform dan istilah payung yang menaungi pelaksanaan TKA dan AN secara bersamaan, berbasis komputer, di sekolah masing-masing.

Karena sifatnya sebagai istilah umum, ANBK inilah yang paling sering disebut masyarakat โ€” mirip seperti orang menyebut “ujian sekolah” untuk berbagai jenis tes yang sebenarnya berbeda tujuan. Penjelasan lengkap soal pengertian, sejarah, dan fungsi ANBK 2026 bisa Anda baca di ANBK Adalah: Pengertian dan Fungsinya.

Apa Itu AN (Asesmen Nasional)?

Asesmen Nasional (AN) adalah program evaluasi mutu pendidikan yang diselenggarakan Kemendikdasmen untuk memotret kualitas input, proses, dan output pembelajaran di setiap satuan pendidikan โ€” bukan untuk menilai individu siswa. Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Asesmen Nasional, yang menggantikan Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021, AN 2026 bertujuan mengukur hasil belajar kognitif, hasil belajar nonkognitif, serta kualitas lingkungan belajar pada setiap satuan pendidikan.

AN terdiri dari tiga komponen: data kognitif (AKM, yang mengukur Literasi Membaca dan Numerasi, dan sejak 2026 diambil dari hasil pengerjaan TKA), Survei Karakter yang mengukur sikap dan nilai-nilai siswa, serta Sulingjar yang diisi oleh kepala sekolah dan guru untuk memotret iklim belajar di sekolah. Hasil AN dipakai untuk menyusun Rapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di setiap satuan pendidikan โ€” jadi manfaatnya untuk perbaikan sistem, bukan untuk siswa secara personal.

Pembahasan lengkap soal AN โ€” instrumen, tujuan, dan siapa saja yang wajib mengisi โ€” ada di Asesmen Nasional: Pengertian, Tujuan, dan Instrumennya.

Bedanya AKM dan TKA

Karena sering tertukar: AKM adalah komponen di dalam AN yang menghasilkan data kognitif agregat untuk mutu sekolah, sedangkan TKA adalah tes tersendiri yang menghasilkan sertifikat capaian individu siswa. Sejak 2026, secara teknis keduanya diambil dari soal yang sama saat siswa mengerjakan TKA, tetapi cara pengolahan dan tujuan hasil akhirnya tetap berbeda. AKM sendiri tidak dihapus โ€” ia tetap ada sebagai komponen kognitif AN, hanya cara pengambilan datanya yang kini menyatu dengan TKA.

Apa Itu TKA (Tes Kemampuan Akademik)?

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen terstandar yang mengukur capaian akademik individu siswa pada mata pelajaran tertentu, berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025. TKA lahir untuk mengisi kekosongan yang muncul setelah UN dihapus: sekolah dan siswa tidak lagi punya tolok ukur akademik individu yang terstandar secara nasional, yang membuat proses seleksi (misalnya untuk jenjang pendidikan berikutnya) rawan bermasalah dari sisi objektivitas.

Berbeda dari UN, TKA sifatnya sukarela dan sama sekali bukan syarat kelulusan โ€” keputusan lulus atau tidaknya siswa tetap sepenuhnya wewenang sekolah. Namun, hasil TKA berupa Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) bisa dimanfaatkan siswa sebagai salah satu komponen penilaian jalur prestasi pada SPMB, bersama nilai rapor dan prestasi lainnya. Data hasil TKA bahkan sudah diintegrasikan langsung ke sistem SPMB lewat API dan web service, sehingga sekolah tidak perlu mengunggah data secara manual.

Catatan penting: Menurut FAQ resmi TKA dari Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, TKA diselenggarakan setiap tahun dan menggunakan komputer sebagai basis pengerjaan โ€” bukan ponsel. Jika sekolah belum memiliki fasilitas komputer memadai, siswa dapat mengikuti TKA di sekolah lain melalui koordinasi dinas pendidikan.

Sebagai gambaran skala pelaksanaannya, TKA 2026 untuk jenjang SD dan SMP mencatat tingkat partisipasi nasional 98,12% siswa yang mengikuti pada jadwal utama โ€” angka yang menunjukkan betapa masifnya adopsi TKA meski sifatnya tidak wajib.

Untuk penjelasan mendalam soal TKA dan perbedaannya dengan UN, baca Tes Kemampuan Akademik (TKA). Jadwal TKA berbeda-beda tiap jenjang โ€” cek Jadwal TKA SD 2026, Jadwal TKA SMP 2026, dan Jadwal TKA SMA/SMK 2026 untuk detail lengkapnya.

Siapa yang Memakai Hasilnya?

Salah satu cara termudah membedakan TKA dan AN adalah dengan melihat siapa yang memakai hasilnya, dan untuk apa.

AlurPemakai HasilManfaat
TKA โ†’ SHTKASiswa secara individuKomponen SPMB jalur prestasi, bukti capaian akademik pribadi
AN โ†’ Skor AKM, Survei Karakter, SulingjarSekolah, dinas pendidikan, pemerintahRapor Pendidikan dan Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk perbaikan kebijakan

Decision Tree: Anda Harus Fokus ke Mana?

Kalau masih bingung mana yang relevan dengan peran Anda, ikuti alur berikut:

Saya guru
   โ†’ ingin melihat mutu sekolah
   โ†’ fokus ke AN & Rapor Pendidikan

Saya siswa
   โ†’ ingin ikut jalur prestasi SPMB
   โ†’ fokus ke TKA & SHTKA

Saya operator/proktor sekolah
   โ†’ mengurus kelancaran teknis pelaksanaan
   โ†’ fokus ke ANBK (payung sistem) & Dapodik

Saya orang tua
   โ†’ ingin tahu capaian akademik anak
   โ†’ fokus ke TKA & SHTKA, bukan AN

Saya kepala sekolah
   โ†’ menjadi responden wajib & verifikasi sertifikat
   โ†’ fokus ke Sulingjar, AN, dan SHTKA

Tabel Perbandingan Lengkap: TKA vs AN vs ANBK

AspekTKAAN (Asesmen Nasional)ANBK
KepanjanganTes Kemampuan AkademikAsesmen NasionalAsesmen Nasional Berbasis Komputer
Sifat istilahProgram/tes resmiProgram/tes resmiIstilah payung / sebutan umum
Level pengukuranIndividu siswaSistem / mutu satuan pendidikanMencakup keduanya
Tujuan utamaMengukur capaian akademik individu secara objektif dan terstandarMemetakan mutu pendidikan untuk perbaikan kebijakanMenjadi wadah teknis pelaksanaan TKA & AN berbasis komputer
PesertaSiswa kelas akhir (kelas 6 SD, 9 SMP, 12 SMA/SMK)Siswa kelas akhir (data kognitif diambil dari TKA) + guru & kepala sekolah (Sulingjar)Sama seperti TKA & AN, karena berjalan dalam satu sistem
Sifat kepesertaanSukarelaWajib bagi yang ditetapkan sebagai peserta/respondenโ€”
Komponen/instrumenMapel wajib (B. Indonesia+Literasi, Matematika+Numerasi, B. Inggris) & mapel pilihanData kognitif (AKM), Survei Karakter, SulingjarMenaungi seluruh instrumen TKA dan AN
Basis pelaksanaanKomputer, di sekolah masing-masingKomputerKomputer
Output/hasilSertifikat Hasil TKA (SHTKA)Rapor Pendidikan sekolahโ€”
Sertifikat individu?YaTidakโ€”
Dipakai untuk SPMB jalur prestasi?YaTidakโ€”
Dipakai untuk evaluasi mutu sekolah?Tidak langsung (datanya dipakai lagi untuk AN)Yaโ€”
Menentukan kelulusan siswa?TidakTidakTidak
FrekuensiSetiap tahunSetiap tahunSetiap tahun
JenjangSD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAKSD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAKSemua jenjang di atas
Pengelola data hasiltka.kemendikdasmen.go.idRapor Pendidikan / Pusmendikanbk.kemendikdasmen.go.id
Dasar hukum utamaPermendikdasmen No. 9/2025Permendikdasmen No. 9/2026 (menggantikan Permendikbudristek No. 17/2021)Kepmendikdasmen No. 56/2026 (pedoman integrasi)
PenyelenggaraBKPDM KemendikdasmenPusmendik / BKPDM KemendikdasmenKemendikdasmen
Pelaksanaan teknis 2026Terintegrasi satu rangkaian dengan ANTerintegrasi satu rangkaian dengan TKAMenaungi rangkaian gabungan tersebut
Status sejak 2026Dipindah ke kelas akhir, digabung teknis dengan ANData kognitif diambil otomatis dari hasil TKAIstilah tetap dipakai publik meski nama resminya kini TKA + AN

Ingin tahu lebih detail soal cara membaca skor pada sertifikat? Baca Nilai TKA dan Cara Membacanya.

Studi Kasus: Pertanyaan yang Sering Muncul di Lapangan

Kasus 1 โ€” Guru: “Sekolah kami sudah ikut ANBK, kenapa masih ada TKA?”

Karena ANBK bukan tes tersendiri yang terpisah dari TKA โ€” ANBK adalah nama besar untuk sistemnya, sementara TKA adalah salah satu komponen di dalamnya. Jadi ikut ANBK dan ikut TKA itu bukan dua kegiatan yang berbeda; TKA memang bagian dari apa yang selama ini disebut ANBK.

Kasus 2 โ€” Orang tua: “Anak saya ikut AN, kenapa tidak dapat sertifikat?”

Karena AN memang tidak dirancang untuk menghasilkan sertifikat individu. AN mengukur mutu sekolah secara agregat, hasilnya masuk ke Rapor Pendidikan, bukan rapor pribadi siswa. Sertifikat individu (SHTKA) hanya diberikan untuk siswa yang mengikuti TKA.

Kasus 3 โ€” Siswa: “Nilai AN dipakai untuk SNBP/SPMB?”

Tidak. Yang dipakai untuk jalur prestasi SPMB adalah hasil TKA, bukan hasil AN. AN sifatnya evaluasi sistem, sehingga tidak relevan untuk seleksi individu siswa.

Kasus 4 โ€” Operator sekolah: “Apakah ANBK dihapus?”

Tidak dihapus. Yang berubah hanyalah struktur resminya: sejak 2026, “ANBK” tidak lagi berdiri sebagai satu tes tunggal, melainkan menjadi payung yang di dalamnya berisi dua komponen resmi, TKA dan AN, yang pelaksanaannya kini digabung dalam satu rangkaian ujian.

Dampak Perubahan Ini Bagi Setiap Pihak

  • Guru โ€” perlu memahami perbedaan fungsi TKA dan AN untuk keperluan administrasi, pelaporan, dan pengisian Sulingjar sebagai responden.
  • Operator sekolah โ€” bertanggung jawab memastikan data Dapodik akurat sebelum pendaftaran, karena data inilah yang menentukan kelancaran pendaftaran TKA dan AN sekaligus.
  • Siswa โ€” perlu tahu bahwa TKA sukarela namun sangat bermanfaat untuk SPMB jalur prestasi, sementara AN tidak berdampak pada nilai pribadi mereka.
  • Orang tua โ€” perlu memahami bahwa hasil AN bukan rapor anak, sehingga tidak perlu khawatir jika anak tidak mendapat “nilai” dari AN.
  • Kepala sekolah โ€” menjadi salah satu responden wajib Sulingjar dan bertanggung jawab atas verifikasi SHTKA sebelum dibagikan ke siswa.
  • Dinas pendidikan โ€” memanfaatkan hasil AN (Rapor Pendidikan) sebagai dasar Perencanaan Berbasis Data (PBD) di wilayahnya.

Alur Pelaksanaan: Dari Dapodik sampai SPMB

Agar lebih mudah dibayangkan, berikut alur teknis pelaksanaan TKA dan AN 2026 secara berurutan:

  1. Pemutakhiran data di Dapodik โ€” sekolah memastikan data peserta didik sudah diperbarui, karena data inilah yang jadi acuan pendaftaran TKA dan AN.
  2. Pendaftaran TKA dan AN โ€” dilakukan serentak oleh sekolah untuk siswa kelas akhir.
  3. Simulasi dan gladi bersih โ€” untuk memastikan kesiapan teknis sekolah dan siswa sebelum ujian utama.
  4. Pelaksanaan utama โ€” siswa mengerjakan soal mapel wajib dan pilihan (TKA), diselingi Survei Karakter dan Sulingjar (AN), dalam rangkaian hari yang sama.
  5. Pengolahan skor โ€” data mentah diproses dengan Item Response Theory, menghasilkan dua output: skor AKM untuk Rapor Pendidikan, dan skor individu untuk SHTKA.
  6. Penerbitan SHTKA โ€” sekolah memverifikasi data peserta lalu mencetak Sertifikat Hasil TKA untuk dibagikan ke siswa.
  7. Pemanfaatan hasil โ€” SHTKA dipakai siswa untuk jalur prestasi SPMB, sementara Rapor Pendidikan dipakai sekolah dan dinas untuk perbaikan kebijakan.

Mengapa Pemerintah Sempat Memisahkan lalu Menggabungkan Lagi TKA dan AN?

Ketika TKA pertama kali diperkenalkan pada 2025, TKA dan AN memang dilaksanakan terpisah โ€” TKA untuk kelas 5, 8, dan 11 (bukan kelas akhir), sementara AN tetap berjalan dengan skema sampling di kelas yang berbeda. Namun, skema ini dianggap membebani sekolah dan siswa karena harus menjalani dua rangkaian ujian berbasis komputer dalam waktu yang berdekatan, dengan proses pendaftaran dan persiapan yang terpisah pula.

Berdasarkan Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026, Kemendikdasmen kemudian memutuskan menggabungkan pelaksanaan keduanya mulai 2026, sekaligus memindahkan peserta TKA ke kelas akhir (6, 9, 12) agar selaras dengan momen penting siswa menjelang seleksi ke jenjang berikutnya. Prinsip “1 Instrumen, 2 Fungsi” dipilih justru untuk menjaga agar fungsi keduanya tetap berbeda โ€” individu vs sistem โ€” tanpa harus membebani sekolah dengan dua kali proses ujian.

Kesalahan Fatal yang Sering Ditulis Media

Banyak media menulis: “TKA menggantikan AN.”

Ini kurang tepat. Yang benar: TKA dan AN sama-sama tetap ada dan berjalan bersama mulai 2026, hanya pelaksanaannya digabung secara teknis dalam satu rangkaian ujian. Fungsinya tetap berbeda โ€” TKA untuk siswa, AN untuk sekolah.

Mitos vs Fakta Seputar TKA, AN, dan ANBK

MitosFakta
ANBK dihapusIstilah dan sistemnya tetap ada, hanya strukturnya diperjelas menjadi TKA dan AN
TKA menggantikan ANKeduanya tetap berjalan dengan fungsi berbeda, hanya pelaksanaannya digabung secara teknis
AN menentukan kelulusan siswaBaik AN maupun TKA sama-sama bukan syarat kelulusan
TKA wajib diikuti semua siswaTKA bersifat sukarela, meski partisipasinya secara nasional sangat tinggi (98,12% pada 2026)
ANBK adalah nama sebuah aplikasiANBK adalah istilah untuk keseluruhan sistem, bukan nama satu aplikasi tunggal
SHTKA sama dengan rapor sekolahSHTKA adalah sertifikat hasil TKA yang terpisah dari rapor, dan bisa dipakai untuk SPMB jalur prestasi
AKM dan TKA adalah hal yang samaAKM adalah komponen di dalam AN untuk data mutu sekolah, TKA adalah tes tersendiri untuk sertifikat individu
Sekolah bebas tidak ikut ANAN wajib bagi satuan pendidikan yang ditetapkan sebagai peserta, termasuk pengisian Sulingjar oleh guru dan kepala sekolah yang ditunjuk
Nilai TKA otomatis menentukan diterima di SPMBTKA hanya salah satu komponen jalur prestasi, bukan satu-satunya penentu kelulusan seleksi
TKA dan AN dikerjakan di hari yang benar-benar terpisahSejak 2026, keduanya dikerjakan dalam rangkaian hari yang sama lewat skema “1 Instrumen, 2 Fungsi”

Istilah yang Sering Tertukar

  • TKA โ‰  AKM โ€” TKA adalah tes individu, AKM adalah komponen data kognitif di dalam AN.
  • AN โ‰  ANBK โ€” AN adalah program evaluasi mutu, ANBK adalah payung sistem pelaksanaannya.
  • SHTKA โ‰  Rapor Sekolah โ€” SHTKA sertifikat hasil TKA, rapor sekolah adalah penilaian internal dari guru sepanjang semester.
  • Rapor Pendidikan โ‰  Rapor Sekolah โ€” Rapor Pendidikan adalah hasil AN untuk evaluasi mutu sekolah di tingkat nasional, bukan rapor nilai siswa.
  • UNBK โ‰  ANBK โ€” UNBK adalah pendahulu ANBK yang khusus untuk Ujian Nasional berbasis komputer, sudah tidak digunakan lagi sejak UN dihapus.

Siapa Saja yang Perlu Memahami Perbedaan Ini?

Pemahaman yang tepat soal TKA, AN, dan ANBK penting bagi banyak pihak dengan kepentingan berbeda-beda: guru dan kepala sekolah perlu memahaminya untuk keperluan administrasi dan pelaporan, operator serta proktor sekolah untuk kelancaran teknis pelaksanaan, orang tua untuk mengetahui manfaat hasil ujian bagi anaknya, serta siswa sendiri untuk memahami bagaimana hasil TKA bisa dimanfaatkan pada jalur SPMB. Bagi sekolah yang ingin memastikan kesiapan teknis dan administratif menjelang pelaksanaan, ada baiknya mengikuti Checklist Persiapan Sekolah Menghadapi TKA.

Pertanyaan yang Paling Sering Dicari

Apakah ANBK sama dengan TKA?

Tidak persis sama. ANBK adalah istilah payung, sedangkan TKA adalah salah satu komponen resmi di dalamnya.

Apakah AN dihapus pada 2026?

Tidak. AN tetap ada, hanya pelaksanaannya kini digabung secara teknis dengan TKA dalam satu rangkaian ujian.

Apakah TKA wajib diikuti?

Tidak. TKA bersifat sukarela, meski partisipasi nasionalnya sangat tinggi karena manfaatnya untuk SPMB jalur prestasi.

Apakah nilai TKA menentukan kelulusan?

Tidak. Kelulusan siswa tetap sepenuhnya wewenang sekolah, bukan ditentukan oleh hasil TKA atau AN.

Apakah ANBK masih ada di 2026?

Masih. Istilah ANBK tetap dipakai publik untuk menyebut keseluruhan sistem, meski nama resminya kini terbagi menjadi TKA dan AN.

Apakah TKA dipakai untuk SNBP/SPMB?

Ya. Hasil TKA berupa SHTKA bisa dimanfaatkan sebagai salah satu komponen penilaian jalur prestasi SPMB.

Apakah SHTKA sama dengan rapor?

Tidak. SHTKA adalah sertifikat hasil TKA yang berdiri sendiri, terpisah dari rapor sekolah maupun Rapor Pendidikan (yang merupakan hasil AN untuk sekolah).

Apakah sekolah wajib ikut AN?

Ya, bagi satuan pendidikan yang ditetapkan sebagai peserta oleh pemerintah daerah atau Kementerian Agama sesuai kewenangannya.

Apakah ANBK itu aplikasi?

Bukan. ANBK adalah istilah untuk sistem dan rangkaian pelaksanaan ujian, bukan nama sebuah aplikasi tunggal yang bisa diunduh.

Apakah AKM masih ada setelah integrasi dengan TKA?

Masih. AKM tetap menjadi komponen kognitif dalam AN, hanya cara pengambilan datanya kini menyatu dengan soal TKA.

Apakah TKA mengganti AKM?

Tidak. TKA dan AKM adalah dua hal berbeda yang kini sekadar berbagi soal yang sama demi efisiensi โ€” hasil dan tujuannya tetap terpisah.

Apakah soal TKA dan AKM benar-benar sama?

Untuk siswa kelas akhir mulai 2026, ya โ€” satu rangkaian soal yang sama diolah menjadi dua jenis skor berbeda lewat Item Response Theory.

Mengapa ANBK masih disebut ANBK meski sudah ada TKA dan AN?

Karena istilah ANBK sudah lama melekat di masyarakat sebagai nama besar sistemnya, sehingga tetap dipakai sebagai sebutan sehari-hari meski struktur resminya kini terbagi menjadi TKA dan AN.

Apakah nilai TKA keluar bersamaan dengan Rapor Pendidikan?

Tidak selalu di waktu yang sama persis โ€” SHTKA diumumkan setelah proses verifikasi sekolah, sementara Rapor Pendidikan biasanya dirilis mengikuti jadwal evaluasi tahunan yang ditetapkan Kemendikdasmen.

Apakah guru bisa melihat nilai TKA siswa?

Sekolah, termasuk guru dan operator yang berwenang, dapat mengakses data hasil TKA untuk keperluan verifikasi dan pencetakan SHTKA melalui portal resmi.

Apakah orang tua bisa mengunduh SHTKA?

SHTKA dicetak dan dibagikan oleh sekolah setelah proses verifikasi data peserta, sehingga orang tua umumnya menerimanya melalui sekolah, bukan mengunduh sendiri secara langsung.

Untuk daftar pertanyaan yang lebih lengkap, kunjungi FAQ TKA.

Kalau Anda Ingin… Gunakan Ini

Saya inginGunakan
Nilai capaian pribadiTKA
Sertifikat individuTKA (SHTKA)
Modal jalur prestasi SPMBTKA
Data mutu sekolahAN
Rapor Pendidikan untuk dinasAN
Memahami platform pelaksanaan ujianANBK
Info jadwal & teknis pelaksanaanANBK / Dapodik sekolah

Ringkasan Cepat

Ingin tahu kemampuan akademik siswa secara individu? โ†’ Lihat TKA.
Ingin tahu mutu pendidikan suatu sekolah? โ†’ Lihat AN.
Mendengar istilah ANBK? โ†’ Itu adalah payung yang menaungi pelaksanaan TKA dan AN secara bersamaan, berbasis komputer.

Kesimpulan

TKA, AN, dan ANBK bukan tiga tes yang bersaing, melainkan tiga lapisan dari satu sistem evaluasi pendidikan yang sama. ANBK adalah payung istilah untuk keseluruhan sistem; di bawahnya, TKA berfokus pada capaian individu siswa dan bersifat sukarela, sementara AN berfokus pada mutu satuan pendidikan dan menghasilkan Rapor Pendidikan. Sejak 2026, keduanya dilaksanakan dalam satu rangkaian ujian yang sama lewat prinsip “1 Instrumen, 2 Fungsi” โ€” sebuah pendekatan yang membuat proses evaluasi jadi lebih efisien tanpa mencampuradukkan fungsi keduanya.

Jika Anda hanya mengingat satu prinsip dari seluruh perubahan asesmen nasional sejak UN dihapus, ingatlah ini: TKA menilai siswa, AN menilai sekolah, dan ANBK adalah sistem yang menyelenggarakan keduanya.

Untuk pembahasan menyeluruh soal TKA dan AN di semua jenjang, silakan jelajahi Panduan Lengkap TKA SMA 2026 dan AN 2026.


Referensi

  • Kemendikdasmen. Tes Kemampuan Akademik โ€“ Tahun 2026. tka.kemendikdasmen.go.id
  • Kemendikdasmen. Asesmen Nasional โ€“ Tahun 2025. anbk.kemendikdasmen.go.id
  • Pusmendik Kemendikdasmen. Asesmen Nasional. pusmendik.kemendikdasmen.go.id/an/
  • Kemendikdasmen. Siaran Pers: Hasil TKA 2026 Resmi Dirilis, Kemendikdasmen Dorong Evaluasi Pembelajaran yang Lebih Presisi (26 Mei 2026).
  • Kemendikdasmen. Siaran Pers: Kemendikdasmen Tetapkan Pendaftaran TKA 2026 Dimulai pada 27 Juli 2026 (7 Juli 2026).
  • Medcom.id. Kemendikdasmen Hapus AN pada 2026, Diintegrasikan dalam TKA (22 Desember 2025).
  • Detik.com. TKA Digabung dengan AN Mulai 2026, Ini Dampaknya Jika Murid di Sekolah Tak Ikut (6 Februari 2026).
  • SMA Latansa Cendekia. SK Mendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026: Ada Perubahan dalam TKA dan AN Mulai Tahun Ini.
  • Asatunews.co.id. Kemendikdasmen Integrasikan AN dan TKA Mulai 2026 Guna Efisiensi Ujian (11 Mei 2026).
  • Digitaleducation.id. Jadwal TKA dan Sulingjar SMA/SMK 2026 (Pengganti ANBK).
  • Datadikdasmen.com. Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Asesmen Nasional.
  • Rumah Pendidikan Kemendikdasmen. FAQ Tes Kemampuan Akademik (TKA).