Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Sekolah

Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Online

Kelebihan dan Kelemahan Google Form Untuk Ujian Sekolah – Google form adalah aplikasi dari google yang tujuan utamanya adalah untuk membuat form dan survei secara online dengan beberapa tipe pertanyaan seperti pilihan ganda hingga essay (Sumber).

Baca Cara proteksi Google Form dengan e-ujian

Namun, dalam kenyataan di lapangan, banyak pengguna menggunakan google form untuk keperluan lain seperti ujian sekolah, mengumpulkan data dan lain-lain. Kita juga dapat dengan mudah mencari panduan di google dengan mengetikkan kata kunci Google Form Untuk Ujian Sekolah.

Kelebihan Google Form Untuk Ujian Sekolah

Meski tidak sesuai dengan tujuan utama google form diciptakan, faktanya sering kita melihat google form digunakan untuk keperluan ujian sekolah. Berikut adalah beberapa kelebihan dari google form sehingga banyak yang menggunakannya sebagai platform ujian sekolah dan keperluan lainnya.

  • GRATIS – Google form bisa digunakan oleh semua orang secara gratis dengan syarat harus memiliki akun google yang untuk mendapatkan akun google juga bisa diperoleh secara gratis.
  • Aman dan Reliable – Karena menggunakan teknologi dari google, maka sudah dapat dipastikan google form memiliki keamanan dan kehandalan yang tidak perlu diragukan lagi.
  • Mudah – Google form sangat mudah digunakan karena memang fiturnya sangat sederhana dan hanya perlu melakukan beberapa klik saja untuk melakukan konfigurasi
  • Mendukung Beberapa Tipe Pertanyaan – Kita juga dapat membuat soal dengan bebeberapa tipe pertanyaan dengan mudah seperti pilihan ganda, essay dan tipe benar / salah yang umumnya cukup untuk pertanyaan ujian sekolah.

Kelemahan Google Form Untuk Ujian Sekolah

Karena memang tidak diperuntukkan sebagai platform ujian, Google Form tentu memiliki banyak kelemahan jika kita menggunakannya untuk melaksanakan ujian sekolah. Berikut adalah beberapa Kelemahan google form untuk ujian sekolah yang perlu Anda ketahui.

  • Tidak Ada Timer – Google Form tidak dapat dibuat sistem timer sehingga tidak dapat dibatasi berapa lama siswa dapat mengerjakan sebuah soal dan jam berapa ujian bisa dikerjakan. Hal ini tentu akan menjadi permasalahan tersendiri karena faktanya setiap ujian selalu dibatasi dengan durasi atau waktu ketika mengerjakannya.
  • Rawan Kecurangan – Google Form dapat diakses darimana dan kapan saja termasuk sangat memungkinkan bagi siswa membuka aplikasi lain selama ujian berjalan. Berbeda dengan aplikasi ujian seperti e-ujian yang memiliki mode exam browser guna mencegah siswa membuka aplikasi lain selama ujian.
  • Hasil Duplikat – Karena hanya bisa dibatasi dengan akun gmail / google, maka siswa tentu dapat mengerjakan satu soal beberapa kali. Siswa akan dapat mengetahui pertanyaan apa saja dalam ujian dengan menggunakan akun gmail clonning (palsu) dan mencari jawabannya dahulu di internet. Setelah mengetahui soal dan jawabannya, maka siswa selanjutnya bisa melakukan ujian lagi dengan akun gmail yang berbeda. Cara ini juga tentu akan membuat bingung guru terkait hasil ujiannya.
  • Bobot Nilai Sama – Semua soal yang dibuat melalui google form akan memiliki bobot nilai yang sama sehingga akan sulit mengukur kemampuan siswa dalam ujian lain seperti UTBK yang menggunakan tipe penilain Item Response Theory (IRT)
  • Tidak Ada Deteksi Presensi – Guru atau penyelenggara ujian juga sulit mengetahui siswa mana saja yang sudah atau belum mengikuti ujian karena konsepnya adalah semua orang bisa mengakses ujian baik siswa yang sudah terdaftar atau tidak terdaftar.
  • Banyak lagi – Masih terdapat banyak kendala lainnya seperti kemungkinan siswa menggunakan nama yang berbeda saat ujian hingga meminta rekannya mengerjakannya (menggunakan joki).

Dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan google form untuk ujian sekolah di atas, diharapakan kita dapat menyimpulkan apakah masih sesuai kebutuhan atau tidak.

Selain itu, e-ujian juga menyediakan aplikasi ujian untuk sekolah gratis dengan fitur yang lengkap dibandingkan dengan google form. Silakan mendaftar dan mencobanya.

Semoga bermanfaat!

Pertanyaan Umum Google Form Untuk Ujian

Apakah Google Form Bisa Untuk Ujian Sekolah?

Bisa. Namun, terdapat beberapa kelemahan mendasar yang perlu diperhatikan jika Anda ingin menggunakan google form untuk ujian.

Kelemahan tersebut antara lain: Rawan dengan kecurangan, tidak ada timer/waktu pengerjaan, duplikasi jawaban siswa hingga sulitnya mengetahui daftar siswa dalam kelas yang sudah mengerjakan ujian atau belum.

Apakah Google Form Gratis?

Benar. Google Form adalah layanan dari google yang gratis untuk digunakan oleh siapa saja.

Bagaimana Memproteksi Siswa Mencontek?

Anda dapat memproteksi google form agar siswa tidak mencontek selama ujian serta beberapa fitur lainnya dengan aplikasi e-ujian.id. Berikut adalah panduan untuk memproteksi ujian dengan google form.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis – Tryout merupakan cara yang paling efektif bagi sekolah atau lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk mengukur kemampuan siswa terhadap suatu materi / pelajaran dan mempersiapkan siswa menghadapi UNBK dan UTBK (persiapan masuk perguruan tinggi).

Tryout sangat bermanfaat bagi siswa dan sekolah. Lihat pembahasan pentingnya dan manfaat tryout bagi siswa dan sekolah.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis

Salah satu fitur e-ujian.id (lihat fitur lengkap e-ujian.id) adalah aplikasi ujian online yang memungkinkan sekolah-sekolah di Indonesia melakukan kegiatan ujian online secara gratis dan mudah. Aplikasi ujian online e-ujian.id sangat mendukung untuk digunakan sebagai media Tryout UTBK atau UNBK yang dimana sudah mendukung penilaian tryout konvensional seperti CPNS dan UTBK.

Panduan untuk membuat tryout online dengan perhitungan konvensional seperti CPNS telah kami bahas sebelumnya (Lihat Panduan Membuat Tryout CPNS atau SNMPTN) dan di-post ini akan menjelaskan Cara Membuat Tryout UTBK Gratis dengan perhitungan metode IRT atau Item Response Theory.

Cara Perhitungan Nilai IRT:

  • Untuk tipe soal IRT atau Item Response Theory, bobot masing-masing soal bisa diset oleh guru atau pembuat soal sesuai dengan tingkat kesulitannya dengan skala bobot 1-5.
  • Siswa akan mendapatkan nilai 0 jika tidak menjawab atau jawabannya salah dan TIDAK ADA nilai minus jika salah.
  • Perhitungan total nilai siswa = total nilai berdasarkan bobot siswa / total bobot bank soal * 100%.

Berikut adalah Cara Membuat Tryout UTBK dengan perhitungan IRT:

Pastikan sudah mendaftar dan memiliki akun e-ujian.id dan jika belum bisa langsung mendaftar gratis di SINI. Setelah memiliki akun, maka langkah selanjutnya adalah membuat bank soal tipe soal IRT melalui menu Ujian CBT >> Bank Soal >> Tambah Baru

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Membuat bank soal

Selanjutnya, isikan detail bank soal dan pastikan pilih Item Response Theory (IRT) pada kolom Format Penilaian. Klik tombol Save jika sudah selesai untuk membuatnya.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Memilih tipe format penilaian IRT

Setelah dibuat, maka kita bisa melihat bank soal yang baru dibuat. Selanjutnya klik tombol Buat Soal pada bank soal tersebut untuk memulai membuat soal

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Membuat soal dengan nilai IRT

Selanjutnya, mulai buat soal dengan klik tombol Tambah Soal

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Tambah Soal

Setelah itu, kita akan dibawa ke menu untuk memilih tipe soal dan pada contoh ini kita akan memilih tipe soal Pilihan Ganda 1 jawaban. Klik tombol Create untuk membuatnya

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Pilih tipe pilihan ganda

Selanjutnya, isikan pertanyaan, kunci jawaban dan juga skor nilai untuk soal tersebut dan klik Simpan untuk menyimpannya.

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Pilih kunci jawaban dan skor soal

Soal yang dibuat, kunci jawaban dan skor (bobotnya) akan ditampilkan dalam daftar pertanyaan bank soal. Klik logo pencil untuk mengubah soal jika diperlukan

Cara Membuat Tryout UTBK Gratis - Daftar soal dan kunci jawaban

Selesai. Tryout UTBK dengan penilaian IRT berhasil dibuat. Selanjutnya bank soal dapat diujikan ke siswa dengan membuat ruang ujian.

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis – SPP atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan adalah iuran rutin sekolah yang dilakukan oleh siswa setiap satu bulan sekali. Selain iuran rutin, terdapat iuran lain dari sekolah seperti Sumbangan Pengembangan Institusi atau uang gedung, buku dan lain-lain.

Tujuan utama dari sumbangan atau iuran tersebut adalah untuk mengembangkan pendidikan dilingkungan sekolah tersebut.

Fitur Aplikasi SPP Sekolah Online E-ujian.id

Tujuan dari aplikasi spp sekolah e-ujian.id adalah untuk memudahkan pencatatan keuangan sekolah baik untuk pengeluaran dan pemasukan. Berikut adalah fitur unggulan dari aplikasi SPP sekolah e-ujian.id

  • Terintegrasi dengan Aplikasi Sekolah Lengkap – Layanan aplikasi SPP e-ujian.id dapat diakses dalam satu dashboard admin yang dimana dari dashboard tersebut akan dapat mengakses fitur lainnya seperti website profil sekolah, e-learning, ujian online cbt, ppdb, spp dan banyak lagi.
  • Manejemen Data Sekolah – Fitur SPP akan secara otomatis di-kelompokkan sesuai dengan kelas, tahun ajaran dan per-siswa. Sekolah dapat menambahkan kelas, siswa dan tahun ajaran dengan sekali klik.
  • Tagihan Bulanan – Tagihan rutin seperti SPP bulanan baik untuk semua siswa dalam satu kelas atau per-siswa juga sangat mudah dibuat. Admin Sekolah juga dapat melihat riwayat pembayaran siswa dengan beberapa klik saja.
  • Tagihan Bebas (Bukan Bulanan) – Sama halnya dengan tagihan bulanan, aplikasi spp e-ujian.id juga memungkinkan untuk membuat tagihan umum seperti uang gedung, buku dan lain-lain.
  • Cetak Tagihan dan Laporan Keuangan – Sekolah dapat memberikan bukti pembayaran ke siswa atau orang tua wali dengan sekali klik saja.
  • Rekapitulasi Data – Fitur rekapitulasi data memungkinkan admin sekolah (bendahara) melihat dan mencetak daftar siswa yang sudah atau belum melakukan pembayaran per-kelas dalam sekali klik saja.
  • Informasi Tagihan di Menu Siswa – Siswa juga dapat melihat daftar tagihan yang harus dibayarkan ke sekolah melalui aplikasi dan login sebagai siswa. Ini tentu memudahkan para siswa mengetahui tagihan apa saja yang perlu mereka bayarkan.
  • Banyak lagi…

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis

Menggunakan aplikasi spp e-ujian sangatlah mudah dan berikut adalah panduan cara menggunakan aplikasi sekolah SPP e-ujian.id

Penting: Fitur Aplikasi SPP tersedia secara gratis jika Anda menggunakan layanan berbayar e-ujian.id. Lihat paket dan fitur e-ujian.id

Untuk video tutorialnya, bisa dilihat berikut ini:

Cara Menggunakan Aplikasi SPP Sekolah Gratis

Silakan lanjutkan Jika Anda lebih menyukai panduan versi teks.

  • Setelah akun aplikasi e-ujian.id aktif, silakan login ke menu admin dan kemudian pilih menu E-SPP. a Aktifkan fitur E-SPP melalui menu tersebut untuk memulai menggunakannya.
Aplikasi SPP - aktivasi fitur
  • Setelah fitur e-spp berhasil diaktifkan, silakan Kelola E-SPP pada menu yang sama tersebut dan Anda akan secara otomatis dibawa ke menu E-SPP

Menu E-SPP

Dashboard Aplikasi SPP e-ujian.id
  • Selanjutnya, pastikan untuk mengecek alur aplikasi SPP dengan memilih menu Alur Aplikasi. Alur aplikasi akan menjelaskan langkah-langkah menggunakan e-spp e-ujian.id
Alur Aplikasi SPP Sekolah Gratis
  • Setelah membaca dengan seksama, selanjutnya buatlah tahun ajaran sekolah Anda di menu Manajemen Data > Tahun Ajaran dan klik Tambah
Menambahkan Tahun Ajaran Aplikasi SPP
  • Selanjutnya, pilih tahun awal ajaran dan set aktif tahun ajaran tersebut. Klik Simpan untuk menyimpan perubahan
  • Selanjutnya, masukkan nama staff admin keuangan sekolah Anda melalui menu Staff Keuangan. Nama staff admin ini nantinya akan ditampilkan saat mencetak bukti pembayaran siswa.
  • Langkah selanjutnya adalah membuat tagihan sekolah. Dalam contoh ini, kita akan membuat tagihan pembayaran SPP. Untuk melakukannya, silakan pilih menu Keuangan > Pos Keuangan dan klik Tambah
  • Masukkan nama dan beri keterangan untuk tagihan tersebut

  • Selanjutnya, mulai masukkan Jenis Pembayaran tagihan tersebut melalui menu Keuangan > Jenis Pembayaran dan kemudian klik tambah
  • Pilih nama Pos, Tahun Ajaran dan Tipe pembayarannya, bulanan atau bebas (bukan bulanan). Dalam contoh ini, kita akan memilih tipe bulanan karena SPP biasanya dibayar perbulan. Klik Simpan untuk menyimpan perubahan

  • Langkah selanjutnya adalah men-set tarif Pembayaran. Untuk melakukannya, silakan pilih menu Keuangan > Jenis Pembayaran dan kemudian klik Setting Tarif Pembayaran.
  • Pilih Berdasarkan Kelas untuk men-set tarif SPP yang sama untuk semua siswa dalam satu kelas

  • Pilih Kelas dan set Tarif Bulanannya. Klik Simpan jika sudah sesuai
  • Selesai. Tarif SPP bulanan sudah berhasil dibuat.
  • Untuk menerima pembayaran dari siswa, silakan pilih menu Pembayaran Siswa dan kemudian pilih menu Tahun Ajaran dan masukkan NIS
  • Dibagian bawah, kita akan menemukan daftar Jenis Pembayaran siswa tersebut. Klik pada nominal tagihan tersebut untuk men-setnya menjadi terbayar-kan. Dalam contoh ini, kita akan memproses tagihan di bulan Januari
  • Selesai. Tagihan berhasil dibayarkan
  • Untuk membatalkan transaksi, klik kembali tanggal pembayaran tersebut dan klik OK
  • Selesai. Tagihan berhasil dibatalkan

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan aplikasi spp e-ujian.id untuk mencatat pengeluaran dan pemasukkan (penerimaan) dari selain pembayaran siswa. Untuk melakukannya, silakan pilih menu Jurnal Umum dan kemudian pilih menu Pengeluaran atau Penerimaan

Penegeluaran dan penerimaan dari Jurnal Umum akan secara otomatis mengurangi atau menambah sekolah Anda.

Melihat dan Download Laporan Aplikasi SPP

Terdapat dua jenis laporan yang bisa Anda download ke dalam format excel yaitu Laporan Keuangan secara umum atau Rekapitulasi pembayaran siswa per-kelas. Rekapitulasi memungkinkan untuk melihat dan men-download daftar siswa yang sudah melakukan pembayaran dan belum ke dalam format excel.

Untuk melakukannya, silakan pilih menu Laporan > Rekapitulasi > Tahun Ajaran > Kelas dan kemudian klik Filter

Selanjutnya, Anda akan dapat melihat daftar siswa pada kelas tersebut beserta tagihan yang sudah mereka bayarkan. Anda juga dapat melakukan export dengan meng-klik Export Excel

Selesai dan semoga bermafaat. Silakan hubungi tim e-ujian.id melalui WA 085156167857, kami akan membantu!

Bagaimana E-ujian.id Memastikan Ujian (PAS) Berjalan Lancar

Bagaimana E-ujian.id Memastikan Ujian Online (PAS) Berjalan Lancar – Mendukung proses belajar-mengajar secara online termasuk ujian online adalah salah satu tujuan utama e-ujian.id didirikan. E-ujian.id memberikan layanan yang sangat terjangkau untuk sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara online.

Lonjakan Traffic Saat Ujian Online

Kami menerima lonjakan traffic yang sangat besar secara tiba-tiba dalam kegiatan Penilaian Akhir Semester 2022 (November – Desember). Lonjakan traffic ini tercatat hingga 8 kali lipat dibandingkan saat ujian-ujian biasa lainnya.

Sistem kami mencatat terdapat traffic hingga 100k unique visitors dalam 24 jam seperti pada gambar berikut:

Sistem e-ujian.id menggunakan loadbalancer yang berfungsi membagi traffic yang ada ke dalam beberapa server cloud yang tersedia.

Namun, dalam pantauan tim kami, terdapat beberapa kendala berikut yang menyebabkan traffic tidak bisa dikendalikan dengan baik sehingga menyebabkan downtime saat ujian di pagi hari selama dua hari

Write/Read Database Tidak Merata

E-ujian.id menerapkan sistem replikasi Master Slave dengan mengandalkan satu master database untuk write dan beberapa database slave untuk read. Dalam kondisi normal, hal ini bekerja dengan baik namun server database master menjadi single failure.

Hal ini karena database master harus menerima banyak request untuk melakukan write dari beberapa server sekaligus. Akibatnya proses write menjadi lebih lama dan kemudian menyebabkan banyak antrian di Nginx sehingga menyebabkan baik server database dan Nginx overload.

Overload ini diperparah dengan banyaknya peserta ujian yang panik yang kemudian melakukan reload/refresh halaman secara terus menerus.

Traffic Tidak Merata

Agar peserta ujian tetap mengakses origin server yang ada di pool loadbalance, e-ujian.id menerapkan sistem cookies atau session afinity. Session afinity ini sangat penting untuk memastikan siswa tetap mengakses origin server yang sama agar tidak keluar secara otomatis.

Sayangnya, session afinity juga menyebabkan terjadinya traffic yang tidak merata karena loadbalancer tidak bisa memindahkan perserta ujian ke pool server origin lain yang lebih sedikit load/bebannya karena akan menyebabkan perserta ujian logout secara tiba-tiba.

Hal ini diperparah dengan kondisi beberapa sekolah masih menggunakan integrasi dengan e-ujian.id dengan sistem lama kami sehingga semua siswa mengakses server yang sama.

Downtime Saat Maintenance

Untuk memastikan ujian berjalan dengan lancar, sistem e-ujian.id menerapkan server auto scale baik vertical dan horizontal sesuai dengan estimasi traffic yang akan diterima dengan menghitung total peserta ujian saat tertentu.

Server auto scale ini membutuhkan estimasi downtime maksimal 5 menit dan sayangnya hal ini selalu menyebabkan sekolah dan peserta ujian panik karena tidak memperhatikan waktu kapan maintenance akan dilakukan yang akibatnya peserta ujian melakukan reload halaman berkali-kali yang artinya meng-hit server secara bersamaan secara terus menerus.

Solusi

Berdasarkan data yang kami dapatkan selama ujian tersebut, tim e-ujian.id melakukan analisis dan kemudian melakukan perubahan terhadap arsitektur server dan aplikasi e-ujian.id agar dapat menampung semua traffic yang ada.

Secara arsitektur server, e-ujian.id mengubah arsitektur sebelumnya menjadi seperti berikut:

Tim e-ujian.id mengubah struktur replikasi database yang sebelumnya menjadi single failure penyebab utama downtime dari Master Slave menjadi Master Master.

Dengan sistem master master, aplikasi dapat melakukan write/read di beberapa server database secara bersamaan. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya antrian pada server. Hal yang meng-khawatirkan dengan sistem replikasi master master ini adalah konsistensi data, namun dengan memanfaatkan fitur auto-increment-increment dan auto-increment-offset yang tersedia pada database Percona, maka hal ini menjadi mungkin untuk dilakukan.

Selain itu, e-ujian.id juga melakukan improvement logic saat siswa memulai melakukan ujian online agar tidak mengakses database dengan puluhan juta data sehingga akses menjadi sangat cepat sehingga beban IO dan web server menjadi jauh lebih ringan.

Tim juga menerapkan beberapa logic tambahan agar tidak terjadi downtime selama maintenance dengan cara melakukan auto route traffic yang ada ke server cloud yang standby dan kemudian melakukan maintenance beberapa server sekaligus.

Setelah maintenance selesai, maka server akan dikembalikan ke dalam pool loadbalancer sehingga traffic baru bisa kembali masuk ke server tersebut.

Kesimpulan

Dengan perubahan baik dari sisi arsitektur server dan aplikasi, maka permasalahan server yang sempat terkendala selama dua hari di pagi hari tersebut dapat terselesaikan sehingga ujian online kembali lancar.

Namun, kami meyakini bahwa sistem yang sudah kami buat saat ini belum-lah sempurna dan pasti akan diperlukan perubahan-perubahan nantinya guna mendukung kebutuhan yang ada.

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT OnlineUjian secara daring atau online memiliki banyak keunggulan dibandingkan manual dengan menggunakan kertas, di antaranya adalah kemudahan meng-koreksi hasil ujian hingga ujian yang bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Namun, masih banyak sekolah di Indonesia yang masih enggan menggunakan sistem ujian CBT dengan berbagai alasan, di antaranya:

  • Tidak memiliki aplikasi ujian cbt dan sulit membuatnya – Benar, membuat aplikasi ujian CBT online yang handal tidaklah mudah dan membutuhkan pengetahuan teknis yang lebih. Terdapat banyak source code aplikasi ujian CBT online karnya anak bangsa yang dijual di internet, namun untuk men-setupnya tetap membutuhkan keahlian teknis.
  • Aplikasi CBT Sering Down – Aplikasi ujian cbt sering akan mengalami masalah atau overload atau down karena diakses oleh banyak siswa sekaligus. Banyak hal yang menjadi penyebabnya dan umumnya karena code aplikasi dan konfigurasi server yang tidak optimize.
  • Sulit untuk mengembangkan – Mengembangkan sebuah aplikasi ujian cbt bukan hanya sulit dan memerlukan keahlian teknis namun juga waktu.
  • Siswa Melakukan Kecurangan – Faktanya, siswa jaman sekarang sudah banyak yang paham IT bahkan tak jarang lebih mengerti dibandingkan oleh para guru sehingga seringkali mereka dapat dengan mudah melakukan kecurangan. Lihat fitur e-ujain.id untuk mencegah kecurangan siswa.

Alasan atau keluhan di atas memang tidak sepenuhnya salah karena sejatinya sekolah dan guru hanya wajib untuk melakukan kegiatan belajar mengajar dan tidak disulitkan dengan sistem. Untuk itu, e-ujian.id hadir guna menyelesaikan permasalahan di atas dimana Sekolah atau Guru tidak perlu khawatir dengan kesulitan membuat aplikasi hingga pengembangannya.

Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online

Terdapat banyak fitur yang telah dikembangkan oleh e-ujian.id guna mengurangi tingkat kecurangan siswa selama ujian CBT mulai dari penggunakan timer, acak urutan soal, cegah copy paste hingga penggunakan exam browser.

Tidak cukup sampai disitu, untuk membantu para guru meyakinkan dengan hasil ujian para siswa, maka e-ujian.id menambahkan fitur aktitivas siswa selama ujian cbt online dilakukan. Aktivitas ini akan berfungsi untuk mengetahui berapa kali siswa login ke aplikasi dalam periode waktu tertentu.

Berikut adalah Cara Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online e-ujian.id:

Yang pertama harus dilakukan adalah login ke aplikasi e-ujian.id sebagai admin atau guru dan kemudian pilih menu Ujian CBT Ruang Ujian dan pilih kode ujian atau klik menu Detail

Selanjutnya, klik menu Aktivitas untuk meng-export data keluar masuk siswa selama periode tertentu

Selanjutnya, akan ada info untuk memilih periode tanggal aktivitas siswa yang akan di download

Klik Save dan data aktivitas keluar masuk siswa ke aplikasi e-ujian.id akan di download dalam bentuk format excel seperti berikut

Dari data tersebut, guru bisa melihat apakah siswa melakukan keluar masuk aplikasi beberapa kali selama ujian atau tidak. Ada banyak hal mengapa siswa keluar masuk ujian yang mungkin karena masalah pada jaringan atau ingin membuka aplikasi lain selama ujian.

Note:

Pastikan siswa mengubah password setelah login pertama kali untuk alasan keamanan.

Semoga bermanfaat! Dengan penambahan fitur-fitur terbaru berdasarkan feedback dari sekolah (seperti Melihat Aktivitas Siswa Ujian CBT Online), e-ujian.id berharap dapat menjadi partner yang tepat untuk menerapkan IT di dalam dunia pendidikan.