Computer Based Test (CBT): Pengertian, Cara Kerja, Manfaat, dan Perannya dalam Pendidikan Digital

Ada satu momen yang mungkin masih membekas di ingatan banyak orang: berpindah dari lembar jawaban komputer (LJK) yang harus dihitamkan dengan pensil 2B, ke layar komputer yang tinggal diklik. Perubahan ini tidak terjadi karena tren semata. Ia lahir dari persoalan yang sudah bertahun-tahun membebani sistem pendidikan Indonesia—soal ujian yang bocor sebelum hari-H, biaya cetak dan distribusi yang membengkak setiap tahun, serta proses koreksi manual yang menyita waktu guru berhari-hari sebelum nilai benar-benar bisa dibaca.
Computer Based Test, atau yang di Indonesia lebih dikenal lewat sebutan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), adalah jawaban atas persoalan-persoalan tersebut. Namun perlu ditegaskan sejak awal: CBT bukan sekadar “ujian nasional yang dipindah ke komputer”. Ia adalah satu tonggak penting dalam perjalanan panjang transformasi assessment di Indonesia—titik ketika evaluasi pendidikan mulai bertransisi dari kertas menuju sistem yang lebih terukur, efisien, dan berbasis data.



